Anjing Ini Susui Tiga Ekor Harimau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjing bernama Tallim menyusui anak-anak harimau

    Anjing bernama Tallim menyusui anak-anak harimau

    TEMPO.CO, Moskow - Seekor anjing di kebun binatang Rusia mengadopsi tiga anak harimau setelah induknya meninggalkan mereka. Anak-anak harimau itu--dua jantan dan satu betina--lahir pada 14 November di Oktyabrsky Zoo di Sochi. Mereka disusuinya segera setelah ditinggalkan oleh induknya, Bagira.

    Semula, petugas kebun binatang memasang iklan online mencari ibu sementara bagi mereka, setelah sang induk pergi. Namun, bukannya induk harimau, justru anjing Shepherd Swiss putih bernama Tallim yang terpilih sebagai induk pengganti dan langsung "klop" dengan anak-anak harimau itu.

    Anak harimau awalnya menolak dan mendesis pada Tallim, menurut London Telegraph. Tapi sang anjing berhasil memenangkan mereka, bahkan mengajaknya bermain.

    Rekaman video dari kebun binatang itu menunjukkan Tallim terlihat telaten menjilati trio anak harimau itu. Anak-anak harimau juga tak segan memanjat tubuhnya, bahkan berebut air susu dengan anak-anak Tallim yang lain.

    Di Rusia, anjing menyusui harimau bukan kali ini saja terjadi. Pada bulan Mei di kebun binatang yang sama, dua anak harimau Siberia yang ditinggalkan oleh induk mereka diperlakukan seperti anjing oleh induk anjing bernama Cleopatra.

    "Dia menerima mereka segera," kata asisten direktur Oktyabrsky, Viktoria Kudlayeva, pada Associated Press. "Dia membersihkan mereka dan menyusui mereka seolah-olah mereka anaknya sendiri."

    BBC | TRIP B

    Berita terpopuler lainnya:
    Indonesia Jadi Tuan Rumah Miss Universe

    Prancis Punya Masjid Gay Pertama

    ITB Siap Kembalikan Uang Rp 10 Miliar ke Mahasiswa

    Jangan Pernah Lakukan Ini di Korea Selatan

    Hashim Djojohadikusumo Jadi Pembina Partai Kristen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.