PBB Resmi Akui Palestina Sebagai Negara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. REUTERS/Chip East

    Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. REUTERS/Chip East

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang Majelis Umum PBB, Kamis, 30 November 2012 dengan suara mayoritas mensahkan peningkatan status Palestina di PBB dari "kesatuan" jadi "negara non-anggota". Peningkatan status ini menjadi pengakuan simbolis dan tersirat badan dunia itu terhadap negara Palestina.

    Sebanyak 193 negara anggota PBB memberi suara. Dari jumlah itu, 138 negara mendukung pemberian status baru bagi Palestina. Adapun yang menentang sembilan negara dan yang abstain 41 negara.  Kanada, Israel, dan Amerika Serikat menentang rancangan pemberian status ini.

    Adapun para pionir pendukung rancangan resolusi itu ada 70 negara. Mereka antara lain Cina, Aljazair, Angola, Brazil, Kuba, Jordania, Kenya, Nigeria, Pakistan, Peru, Qatar, Senegal, Afrika Selatan, Tajikistan, Venezuela, dan Zimbabwe.

    Setelah Vuk Jeremic, Presiden Pertemuan ke-67 Sidang Majelis Umum mengumumkan hasil pemungutan suara itu. Sambutan meriah datang dari ruang sidang Majelis Umum. Banyak duta besar dan diplomat menyalami Presiden Palestina Mahmoud Abbas guna menyampaikan ucapan selamat mereka.

    XINHUA | ANT

    Berita Terpopuler Lainnya
    Ketika Dubes Palestina Kelimpungan Mau Merokok

    Sekjen PBB: Palestina Butuh Status Baru 

    Indonesia Tak Akan Buka Hubungan Diplomatik Israel

    Kuburan Yasser Arafat Mulai Digali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.