Serangan Israel ke Gaza Diliput 300 Wartawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara Israel membersihkan dan menyiapkan laras tank saat di area perbatasan dekat jalur Gaza Tengah, (20/11). Persiapan itu untuk melakukan gencatan senjata dengan warga Negara Palestina. REUTERS/Darren Whiteside

    Seorang tentara Israel membersihkan dan menyiapkan laras tank saat di area perbatasan dekat jalur Gaza Tengah, (20/11). Persiapan itu untuk melakukan gencatan senjata dengan warga Negara Palestina. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda pada serangan Israel di Gaza kali ini dengan peristiwa serupa empat tahun lalu. Menurut koreponden NBC News, Ayman Mohyeldin, saat ini jumlah wartawan asing peliputnya lebih banyak ketimbang 2008. Namun, dia tidak bisa memastikan jumlah jurnalis yang masuk ke Gaza selama perseteruan.

    "Sebab, banyak juga wartawan asing yang masuk sebelum Israel dan Gaza bertempur," kata Mohyeldin di Huffington Post, Selasa, 20 November 2012. "Ada juga yang lewat Mesir."

    Berdasarkan data pemerintah Israel ke Huffington Post, jumlah wartawan asing yang melapor langsung dari Gaza memang meningkat drastis. Sejak 14 November 2012, sebanyak 300 wartawan sudah menerima kartu pers dari kantor berita pemerintah. Namun, mereka tidak memantau jumlah yang masuk ke Gaza.

    Menurut juru bicara Angkatan Pertahanan Israel, mereka telah memboyong 170 wartawan asing ke perbatasan dengan Gaza. Hal itu mereka lakukan untuk memberikan keamanan bagi pekerja media. "Setidaknya dengan cara Israel," tulis Hufington Post.

    Selama konflik tiga pekan, Desember 2008 sampai Januari 2009, Israel menutup perbatasan dengan Gaza. Dengan demikian, wartawan tidak dapat meliput langsung dari daerah konflik itu.

    Kini Irael tidak mencegah jurnalis mereportase langsung dari Gaza. Bahkan, mereka dapat membuat liputan pandangan mata langsung selama Palestina menembakkan rudal ke Israel. Keputusan itu sendiri menimbulkan kritikan dari Reporters Without Borders dan Komite Perlindungan Wartawan.

    "Mereka mengutuk serangan kantor media di awal 2009 lalu," tulis Huffington Post.

    HUFFINGTON POST | CORNILA DESYANA

    Berita Terpopuler
    Israel Serbu Gaza Tiap Kali Obama Terpilih

    Intel Israel Ditangkap Geng Motor Palestina

    Lewat Twitter, Jurnalis Beritakan Serangan Israel 

    Liga Arab Dukung Perjuangan Palestina 

    6 Tersangka Mata-mata Israel Dieksekusi Hamas

    Gempuran Israel ke Gaza Berlanjut  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.