Militer Israel Siapkan Operasi Bawah Tanah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap membubung dalam sebuah ledakan dari serangan tentara Israel di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Hatem Moussa

    Asap membubung dalam sebuah ledakan dari serangan tentara Israel di Kota Gaza, Sabtu (17/11). AP/Hatem Moussa

    TEMPO.CO, Yerusalem - Seiring rencana resolusi gencatan senjata antara Israel dan Palestina, negeri Zionis itu rupanya mempunyai pemikiran yang berbeda. Angkatan bersenjata Israel atau IDF tengah mempersiapkan serangan bawah tanah.

    Sebagai pilar dalam operasi serangan ke Gaza, IDF menyiapkan strategi khusus untuk hari keempat. Mereka telah menyiapkan ribuan tentara cadangan untuk operasi ini.

    Saban hari, IDF membuat lusinan target untuk diserang di malam hari, termasuk rumah Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyeh dan kantor polisi. Sabtu malam, setelah cukup sepi serangan ke Israel, beberapa roket dari Gaza mampir ke kawasan selatan Israel. Pada Jumat malam, roket-roket dari Palestina telah terbakar di area terbuka di kawasan Tel Aviv dan Yerussalem.

    Sementara itu dari Mesir, Presiden Mesir Muhammad Mursi dan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, membahas khusus masalah ini. "Saya telah bicara dengan Israel dan Palestina dan ada indikasi kemungkinan gencatan senjata," ujar mereka, Sabtu, 17 November 2012. Akan tetapi, Erdogan menegaskan kemungkinan gencatan senjata itu masih tanpa jaminan.

    Hingga Sabtu, IDF telah meluncurkan 950 serangan ke Gaza. Sebanyak 300 serangan terjadi di hari Sabtu. Adapun dari Palestina, ada 760 roket yang 29 di antaranya meledak di kawasan penduduk.

    Dari pertemuan Liga Arab di Kairo, sejumlah delegasi mengatakan akan mendukung Mesir untuk meredakan konflik di Gaza. Liga Arab berencana mengirim sebuah delegasi yang datang langsung ke Gaza dalam beberapa hari kedepan.

    Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, juga diketahui saat ini tengah berada di Yerussalem sejak Sabtu lalu. Dia akan mengunjungi Yerussalem dan Ramallah. Dan terakhir, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon dipastikan akan tiba di Israel, Palestina, dan Mesir dalam beberapa hari.

    HAREETZ|YNET|JPOST|DIANING SARI

    Berita Lain:
    Grasi Ola, Mahfud: Istana Sudah Tutup Kasusnya  
    Imbang Tanpa Gol, Apa Kata Pemain Kamerun?
    Cara Unik Anak Roy Marten Melamar Giselle 
    Kim Jong Un Dinominasikan Jadi Pria Terseksi 2012 
    Foto Obama Gaya ''Alay'' Mendunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.