Xi Jinping Ambil Alih Posisi Pemimpin Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xi Jinping. REUTERS/Jason Lee

    Xi Jinping. REUTERS/Jason Lee

    TEMPO.CO, Beijing - Xi Jinping resmi menjadi pemimpin Partai Komunis Cina, yang secara otomatis akan menjadi pemimpin pemerintahan negeri itu 10 tahun mendatang. Sejumlah tantangan menyertai, di antaranya perlambatan ekonomi, isu skandal korupsi, hingga ketidakpuasan rakyat yang menuntut reformasi.

    Naiknya Xi sebagai sekretaris jenderal partai dan ketua komisi yang mengawasi militer Cina diumumkan setelah selama seminggu kongres partai. Menurut Xinhua, hasil keputusan kongres lainnya adalah menggarisbawahi tekad komunis untuk tetap dalam kekuasaan.

    Xi akan memimpin sebuah dewan dengan tujuh anggota baru kolektif, yaitu Li Keqiang yang kemungkinan besar akan menjadi perdana menteri, wakil perdana menteri Zhang Dejiang, pemimpin partai komunis Shanghai Yu Zheng, kepala propaganda Liu Yunshan, wakil perdana menteri Wang Qishan, dan Zhang Gaoli.

    Para anggota panel baru dipilih selama kongres.

    Xi yang kerap dijuluki "pangeran" adalah anak salah seorang pendiri partai komunis Cina. Ia telah menjadi wakil presiden selama lima tahun terakhir. Bila suksesi berjalan lancar, Xi akan menjadi presiden menggantikan Hu Jintao Maret mendatang.

    GUARDIAN | TRIP B

    Berita Terpopuler:
    Ola Sesumbar Hanya Jalani Vonis 15 Tahun

    Wanita Pengungkap Skandal Seks Bos CIA Doyan Pesta

    Apa Kata Jokowi Soal Video Rapat Ahok di YouTube?

    Wanita Pengungkap Skandal Seks Bos CIA Terlilit Utang

    Ical Bakrie Bakal Dipasangkan dengan Soekarwo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.