Industri Film Dewasa Tolak Penggunaan Kondom

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • intelligentvending.co.uk

    intelligentvending.co.uk

    TEMPO.CO, Los Angeles - Negara bagian California akan mewajibkan industri film dewasa untuk menggunakan kondom dalam pengambilan adegan filmnya. Namun, aturan ini mendapat penolakan keras dari pelaku industri film beromzet miliaran dolar AS ini.

    Menurut Adult Video News, industri dengan pendapatan US$ 7 miliar per tahun ini paling keberatan dengan aturan itu. Mereka menyatakan penggunaan kondom tidak perlu, sejauh para bintangnya mengikuti tes kesehatan rutin setiap bulan. Industri ini menampung 10 ribu pekerja, termasuk aktor, sutradara, editor film, hingga kru.

    Salah satu bintangnya, James Deen, menyebut salah satu alasan penolakan itu, yaitu memenuhi selera penonton. Menurutnya, tahun lalu ketika seluruh film porno di mana seluruh bintangnya menggunakan kondom, film mereka tak laku. "Pendapatan kami turun 30 persen," katanya. 

    Deen, yang mengaku telah membintangi lebih dari 1.000 judul film dalam sembilan tahun terakhir--dalam film itu ia terlibat dalam 4.000 agedan bercinta--menyatakan memeriksakan kesehatannya tiap dua pekan. 

    Penggunaan kondom disyaratkan negara bagian itu setelah data statistik tahun lalu menyebut angka penyakit seksual di antara bintang film porno meningkat tajam. Kini aturan tersebut masih dalam tahap penggodokan sebelum akhirnya akan disahkan.

    FOX NEWS | TRIP B

    Berita Terpopuler:
    Cerita Soedirman Palsu di Atas Tandu  

    Begini Asal-usul Keluarga Jenderal Soedirman

    Alasan PPP Mau Calonkan Rhoma Irama Jadi Presiden 

    Di Sekolah, Jenderal Soedirman Dijuluki Kaji

    Teka-teki Rambut Putih Obama 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.