Mesir Berharap Obama Perkuat Persahabatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Mesir Mohamed Mursi. REUTERS/Andrew Kelly

    Presiden Mesir Mohamed Mursi. REUTERS/Andrew Kelly

    TEMPO.CO, Kairo - Presiden Mesir Mohamed Mursi Rabu, 7 November 2012, memuji rekannya, Barack Obama, setelah terpilih kembali dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat, Selasa, 6 November 2012. Dia berharap Obama kian memperkuat persabahatan kedua negara.

    Mursi mengharapkan kedua negara saling memperkuat tali persahabatan atas nama keadilan, kebebasan, dan perdamaian. Hal tersebut disampaikan dalam kawat telegram ucapan selamat oleh kantor berita MENA.

    Meskipun Presiden Hosmi Muabarak, selaku sekutu kunci di kawasan Timur Tengah, selain Israel, tumbang tahun lalu, Mesir tetap mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat senilai US$ 1,5 miliar (Rp 14,4 triliun) per tahun. Hampir seluruh bantuan tersebut untuk kebutuhan militer.

    Pada September 2012 lalu, Obama sempat mengeluarkan pernyataan yang membuat hubungan kedua negara tegang dengan mengatakan bahwa Mesir sekarang ini dipimpin oleh kekuatan Islam pasca-Mubarak. Negeri ini bukan lagi teman atau musuh. Pernyataan Obama itu keluar setelah terjadi penyerbuan di kedutaan besar Amerika Serikat di Kairo menyusul protes terhadap sebuah film yang dibuat di Amerika Serikat yang dianggap anti-Islam.

    AL ARABIYA | CHOIRUL 

    Berita Terpopuler:
    Pemberontak Suriah Terkesima Rokok Indonesia

    Soeharto Dinilai Tak Layak Menjadi Pahlawan

    Begini Lidah Suriah Menyebut Indonesia

    Wajib Korupsi di Kementerian Energi

    Dua Wartawan Akan Ungkap Rahasia BlackBerry Angie  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.