Obama Menang, Jakarta Girang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Murid SD 01 Menteng Jakarta bersorak gembira setelah Barack Obama, yang pernah bersekolah di SD tersebut pada tahun 1970-71,  terpilih sebagai presiden Amerika Serikat (7/11). REUTERS/Enny Nuraheni

    Murid SD 01 Menteng Jakarta bersorak gembira setelah Barack Obama, yang pernah bersekolah di SD tersebut pada tahun 1970-71, terpilih sebagai presiden Amerika Serikat (7/11). REUTERS/Enny Nuraheni

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian rakyat Indonesia yang tinggal di Jakarta merayakan kemenangan Presiden Barack Obama setelah calon Demokrat ini menjungkalkan perlawanan calon Republik, Mitt Romney, dalam pemilu presiden, Rabu malam waktu setempat, 6 November 2012. Semasa kecil, Obama pernah tinggal di Jakarta.

    Tak hanya di Indonesia, negara-negara lain di Asia dan Afrika juga menyatakan senang setelah menyaksikan kemenangan Barack Obama melalui televisi.

    Sebuah patung Barack "Barry" Obama muda berdiri di luar gedung sekolah tempat Obama menempuh pendidikan dasar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Murid-murid ekolah itu juga menyaksikan siaran televisi yang melaporkan hasil pemilu Presiden Amerika Serikat.

    Mereka girang ketika mendengar Obama kembali ke Gedung Putih untuk memimpin Amerika Serikat empat tahun lagi. Obama tinggal di Jakarta bersama ibu dan ayah tirinya dari usia 6 hingga 10 tahun.

    Pada bagian lain, jauh dari Jakarta, warga Desa Nyangoma Kogelo, sekitar 430 kilometer sebelah barat Nairobi, ibu kota Kenya, menari-nari sambil memainkan musik. Mereka menyambut dengan gembira kemenangan putra Afrika itu untuk memimpin kembali Amerika Serikat.

    AL ARABIYA | CHOIRUL

    Berita Terkait:
    Obama Menang, Harga Minyak Diprediksi Stabil

    Obama Balik ke Gedung Putih dengan Lebih Bersemangat

    Obama Terpilih, Ini Harapan Bursa Indonesia

    Pidato Kemenangan Obama Menggetarkan

    Akui Kekalahan, Romney Ucapkan Selamat pada Obama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.