Vladimir Putin Pecat Menteri Pertahanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/Mikhail Metzel

    Presiden Rusia Vladimir Putin. AP/Mikhail Metzel

    TEMPO.CO, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin memecat Menteri Pertahanan Anatoly Serdyukov setelah diduga terlibat dalam skandal korupsi. Dia digantikan oleh Sergei Shoigu, seorang loyalis Putin.

    Dalam sebuah siaran televisi, Selasa, 6 November 2012, tampak Presiden Rusia bertemu dengan Sergei Shoigu, bekas Menteri Darurat yang sekarang menjabat Gubernur Moskow, untuk membicarakan peran barunya sebagai Menteri Pertahanan. Ia diharapkan dapat melakukan modernisasi angkatan bersenjata Rusia.

    "Anda tahu mengenai keadaan ini, sayangnya yang muncul hanyalah seputar Menteri Pertahanan. Dalam rangka menciptakan kondisi yang diperlukan untuk penyelidikan obyektif, semua masalah yang timbul sehubungan dengan hal ini, saya telah membuat keputusan untuk memberhentikan Menteri Pertahanan Anatoly Serdyukov Eduardovich dan menunjuk orang lain untuk menggantikannya," kata Putin.

    Menanggapi penunjukan dirinya oleh Presiden Putin, Shoigu mengatakan penunjukan ini sesungguhnya tidak diharapkan, tetapi dia akan melakukan yang terbaik di tempat barunya. Koresponden Al-Jazeera, Rory Challands, melaporkan dari Moskow, Selasa, bahwa Shoigu dianggap pasangan serasi bagi Putin.

    Bulan lalu, investigator Rusia menggeledah kantor perusahaan Kementerian Pertahanan dan menyelidiki perusahaan yang diduga telah menjual aset komersial dengan harga sangat rendah, sekitar US$ 100 juta (Rp 962 miliar). Tim juga mengajukan pertanyaan seputar hubungan Serdyhukov dengan bekas birokrat tinggi militer.

    Serdyukov adalah seorang bekas petugas pajak yang ditunjuk sebagai menteri pada 2007. Ia dibebani tugas merestrukturisasi militer. Sedangkan Shoigu menjabat Menteri Darurat mulai 1994 hingga tahun ini. Jabatan itu dilepas saat dia terpilih menjadi Gubernur Moskow. Dia dikenal sebagai loyalis sejati Putin.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Dituding Dahlan Iskan, Apa Komentar Idris Laena?  

    Dahlan Belum Lapor, KPK Sudah Tahu

    Tak Bayar Gaji, Dirut Metro TV Dilaporkan ke Polda

    IS, Terduga Peminta Upeti BUMN Terbaru

    Jusuf Kalla Dukung Dahlan Iskan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.