Serangan Udara Jet Suriah, 20 Pemberontak Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Pembebasan Suriah, berpose di Suriah, pertengahan Oktober lalu. Tempo/Pramono

    Tentara Pembebasan Suriah, berpose di Suriah, pertengahan Oktober lalu. Tempo/Pramono

    TEMPO.CO, Damaskus - Sejumlah tentara Suriah dilaporkan tewas akibat bom bunuh diri mobil di Provinsi Hama. Menurut sejumlah aktivis, sedikitnya 20 pemberontak tewas akibat gempuran jet tempur Suriah di sebeLah utara Provinsi Idlib.

    Keterangan lain diperoleh dari Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), kelompok oposisi yang berbasis di London, menyebutkan, ledakan bom terjadi di Desa Ziyara, Provinsi Hama. "Ledakan bom menyebabkan lebih dari 50 orang meninggal, namun jumlah ini belum bisa dikonfirmasi," kata SOHR.

    Pada bagian lain di Damaskus, sebuah bom mobil meledak di sebelah barat Distrik Mezzeh. Akibat ledakan itu, menurut kantor berita pemerintah, Syrian Arab News Agency (SANA), 11 orang cedera. Televisi pemerintah mengudarakan gambar sejumlah orang berlumuran darah di jalan, dan lubang menganga di sejumlah bangunan.

    Beberapa warga mengatakan, pejabat keamanan dan militer senior rezim Assad tinggal di kawasan yang menjadi target serangan pada Senin. SOHR dalam keterangannya yang diperoleh media menyebutkan, sedikitnya 20 pemberontak tewas ketika pasukan angkatan udara Suriah membombardir Kota Haram di sebelah utara Provinsi Idlib.

    Di lain pihak, pertempuran terus berkecamuk antara pemberontak dan pasukan pemerintah di Damaskus dan Aleppo.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita lain:
    Tentara Pemberontak Suriah Ternyata Banci Kamera

    Israel Serang Iran Jika Diperlukan

    Mitt Romney Bidik Ohio

    Hingga Hari Pemilihan, Obama Masih Diunggulkan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?