Jalani 90 Operasi Demi Mirip Kekasih Barbie

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Jedlica (kiri) dan Valeria

    Justin Jedlica (kiri) dan Valeria "Barbie" Lukyanova (kanan). huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, New York - Tak hanya wanita yang tersihir kehidupan boneka rekaan juragan mainan Mattel. Justin Jedlica, asal Amerika serikat, rela tubuhnya dipompa dengan silikon agar tampil mirip Ken, kekasih Barbie.

    Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Huffington Post, Jedlica menyatakan apa yang dilakukannya terinspirasi Valeria Lukyanova, wanita Ukraina yang disebut-sebut sebagai "Barbie dalam dunia nyata".

    "Dia sungguh cantik," katanya dalam e-mail. Namun, dia menyatakan tampilan Lukyanova banyak disokong make-up, rambut palsu, dan korset, yang dipakainya sepanjang hari selama bertahun-tahun.

    Pemuda asal Kota New York ini kemudian bertekad untuk menjadi sangat mirip kekasih Barbie, Ken, tanpa harus disokong make-up atau tipuan lainnya. Ia rela menjalani serangkaian operasi--yang jika dijumlah sebanyak 90 kali--untuk membuat tubuhnya tampak berotot. Setelah menggarap tubuhnya, tim dokter kemudian mempermak habis wajahnya.

    Hampir seluruh bagian tubuhnya kebagian suntik silikon. Di wajah, bagian hidung, dan bibirnya yang paling banyak dipermak. Ia berencana masuk meja operasi lagi untuk menggarap bagian lain tubuhnya.

    Jedlica mengaku, sejauh ini, ia baru merogoh kocek sekitar US$ 100 ribu. Angka ini terbilang kecil jika dibanding pengeluaran Lukyanova, yang menghabiskan US$ 800 ribu untuk mempermak penampilannya agar mirip Barbie. Namun belum dikonfirmasi apakah dia juga menjalani operasi plastik atau tidak.

    TRIP B

    Berita terpopuler lainnya:
    Gajah Ini Fasih Berbahasa Korea

    Suami Gugat Istri karena Lahirkan Bayi Tak Rupawan
    1 dari 3 Warga Inggris Pernah Papasan dengan Hantu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.