Serbuan di Pos Penjagaan, 28 Serdadu Suriah Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • arabia.msn.com

    arabia.msn.com

    TEMPO.CO, Damaskus - Pemberontak Suriah membunuh sedikitnya 28 tentara pemerintah dalam serangan terhadap tiga pos penjagaan di jalan utama yang menghubungkan ibu kota Damaskus menuju Kota Aleppo. Demikian keterangan kelompok aktivis kepada media, Kamis, 1 November 2012.

    Pada aksi penyerbuan di dekat Kota Saraqeb, Kamis tersebut, lima pemberontak juga tewas. "Ini merupakan salah satu kunci pertempuran di medan laga setelah kelompok oposisi merebut kawasan di dekat kota strategis Maaret al-Numan," Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), kelompok oposisi berbasis di London, menjelaskan.

    Di bagian lain, jet-jet tempur pemerintah Suriah melanjutkan pengeboman di posisi pertahanan pemberontak, termasuk di sebelah utara Damaskus, daerah pinggiran Harasta. "Kapal perang pemerintah juga melakukan pengeboman di dalam Kota Damaskus, Al-Hajar Al-Aswad," kata SOHR.

    Sedangkan di sebelah utara Provinsi Idlib, pesawat perang Suriah membombardir Kota Talmanas dan Maar Shamarin. Pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad juga melancarkan gelombang serangan intensif melalui udara pekan ini untuk merebut posisi kelompok oposisi yang disebut pemerintah sebagai "kelompok teroris terhadap warga sipil".

    "Mereka mencoba membuat penduduk sipil marah dan membuat pemberontak tak bisa menemukan tempat aman," kata Riad Kahwaji, Kepala Institute for Near East and Gulf Military Analysis, di Dubai.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita terpopuler lainnya:
    Bedanya Jokowi dengan Fauzi di Mata Kementerian PU Upeti DPR, Bambang Soesatyo Tanya BS ke Dahlan
    Pemicu Bentrokan Lampung Versi Penduduk

    Suami Gugat Istri karena Lahirkan Bayi Tak Rupawan

    Angelina Sondakh Akui Pertemuan di Kemenpora



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.