Personel Secret Service Bunuh Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjalan ke arah partisipannya, dengan dikawal agen Secret Service-nya, setibanya di Tampa, Florida, Amerika Serikat, Jumat (13/4). REUTERS/Kevin Lamarque

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjalan ke arah partisipannya, dengan dikawal agen Secret Service-nya, setibanya di Tampa, Florida, Amerika Serikat, Jumat (13/4). REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Washington - Seorang personel senior Secret Service, yang sedang diselidiki oleh pemerintah karena gagal untuk mengungkapkan hubungan lamanya dengan warga negara asing, bunuh diri. Rafael Prieto, seorang suami dan ayah, sebelumnya mengakui telah berselingkuh selama bertahun-tahun dengan seorang wanita dari Meksiko.

    Perselingkuhan Prieto dibocorkan kepada penyidik Secret Service oleh agen yang terjerat skandal prostitusi Kolombia awal tahun ini. Agen itu membocorkan perselingkuhan Prieto karena mengaku khawatir korp pengaman Presiden Amerika Serikat itu tidak menegakkan aturan secara konsisten.

    Aturan Secret Service mengharuskan karyawan memberi tahu kesatuannya mengenai hubungan dengan warga negara asing untuk memastikan bahwa orang tersebut tidak berisiko bagi keamanan nasional. Tidak ada bukti bahwa hubungan Prieto itu menimbulkan ancaman keamanan. Namun tidak memberi tahu hubungan tersebut adalah pelanggaran terhadap aturan administrasi.

    Prieto adalah salah satu agen Secret Service terbaik. Dia pernah bertanggung jawab di kantor Secret Service di White Plains, New York. Dia telah bekerja selama 22 tahun. Saat bunuh diri, dia berusia 47 tahun.

    Penyebab kematian Prieto menurut petugas forensik adalah keracunan karbon monoksida. Ia ditemukan dalam mobilnya dengan mesin menyala. Kematiannya sedang diselidiki oleh Polisi Metropolitan Washington.

    USA TODAY | TRIP B

    Berita terpopuler lainnya:
    Aktivis Eropa Serukan Boikot Produk Israel

    Jenderal Suriah Tewas Dibunuh Pemberontak

    1 dari 3 Warga Inggris Pernah Papasan dengan Hantu

    Makam Yasser Arafat Segera Digali

    Istri Kim Jong Un Hamil?

    Badai Sandy Membuat 18 Ribu Penerbangan Dibatalkan

    Topan Sandy Picu Kolera dan Kelaparan di Haiti



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.