Romney Kaitkan Obama dengan Castro dan Chavez  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitt Romney. REUTERS/Lucas Jackson

    Mitt Romney. REUTERS/Lucas Jackson

    TEMPO.CO, Florida - Tim kampanye Mitt Romney meluncurkan iklan berbahasa Spanyol di daerah Miami yang menyebut hubungan dekat Barack Obama dengan Fidel Castro, Hugo Chavez, dan Che Guevara. Miami adalah wilayah dengan banyak imigran asal Kuba, yang kebanyakan alergi dengan ketiga tokoh itu.

    The Miami Herald melaporkan bahwa iklan telah berjalan setidaknya sejak Selasa. Dalam iklan itu disertakan link dukungan Chavez bagi Obama, juga dukungan dari keponakan Fidel Castro.

    Polling di Florida menunjukkan Romney memiliki keunggulan statistik tidak signifikan di negara bagian ini. Iklan ini merupakan upaya untuk menopang dukungan bagi Romney di kalangan pemilih tradisional imigran Kuba, dimana mayoritas dari mereka pada pemilu sebelumnya memberikan suara untuk Obama.

    Miami Herald memuat terjemahan iklan ini, tentang wawancara seorang reporter dengan Chavez. Saat sang narator dalam iklan itu bersuara, "Siapa saja pendukung Obama?" Muncul gambar Chaves yang menyatakan, "Jika saya orang Amerika, saya akan memilih Obama."

    Putri Raul Castro, Mariela Castro, juga muncul dalam iklan itu dan menyatakan akan memilih Obama. Di akhir iklan, muncul gambar Mitt Romney dan bilang, "Saya Mitt Romney, dan saya menyetujui pesan ini."

    Ini bukan iklan pertama tim kampanye Romney yang dianggap nyinyir oleh sebagian kalangan. Ia pernah meluncurkan iklan soal bailout pada industri mobil di Ohio, dengan menyebut Chrysler memberikan lapangan pekerjaan justru bagi rakyat Cina, dengan memindahkan pabrik jeep-nya ke negeri Tirai bambu ini. Juru bicara Chrysler menyatakan keberatan, sebelum akhirnya iklan itu dihentikan.

    ABC NEWS | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.