SBY Dijamu Makan Malam di Istana Buckingham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Inggris Elizabeth bersulang kep[ada Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dalam jamuan negara di Istana Buckingham di London, (31-10). REUTERS/Steve Parsons/Pool

    Ratu Inggris Elizabeth bersulang kep[ada Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dalam jamuan negara di Istana Buckingham di London, (31-10). REUTERS/Steve Parsons/Pool

    TEMPO.CO, London - Hari pertama agenda kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditutup dengan perjamuan makan malam yang berlangsung di Ball Room Istana Buckingham pada Rabu, 31 Oktober 2012. Kunjungan Kenegaraan Presiden SBY ini bersamaan dengan perayaan berlian takhta Kerajaan Inggris Raya oleh Ratu Elizabeth II.

    Sebelum perjamuan dimulai, sebagai tuan rumah, Pangeran Phillip menjemput Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono kemudian membawa mereka ke ruangan musik untuk berfoto bersama Ratu Elizabeth II. Malam itu, Ratu Inggris mengenakan gaun resmi berwarna emas dan Pangeran Phillip mengenakan pakaian resmi white tie. Sedangkan Presiden SBY mengenakan pakaian Teluk Belanga--pakaian khas suku Melayu- dan Ani Yudhoyono mengenakan kebaya tradisional berwarna hitam.

    Jamuan makan malam dimulai pukul 19.30. Tampak hadir dalam jamuan tersebut Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Samantha Cameron (istri P.M. Inggris David Cameron), the Duke of Kent (Pangeran Edward), dan Lady McNally.

    “Kerja sama kedua negara juga didasarkan oleh persamaan nilai. Misalnya, untuk masalah hubungan internasional dan keamanan internasional, di mana dalam komunitas internasional kita bekerja sama untuk mewujudkan perdamaian dunia yang nyata," tutur Ratu Elizabeth II dalam pidato sebelum jamuan makan malam.

    Setelah itu, giliran Presiden SBY menyampaikan pidato dalam bahasa Indonesia. Para tamu dibagikan teks pidato dalam versi bahasa Inggris. “Ratu telah menunjukkan keteguhannya, dedikasi, dan loyalitas dalam menjalankan tugas kenegaraan dan melayani publik,” Presiden SBY memuji.

    Dalam pidatonya, Presiden SBY juga menggambarkan kerja sama dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf dalam Panel Tingkat Tinggi PBB merupakan suatu usaha mengatasi tantangan global yang berkaitan dengan agenda pembangunan setelah 2015.

    “Saya juga ingin meyakinkan mengenai kesediaan negara kami bekerja sama lebih erat lagi dengan Inggris. Kerja sama yang tidak hanya menguntungkan kedua negara, tetapi bermanfaat bagi dunia,” ujar Presiden SBY.

    Setelah itu, seluruh undangan mengangkat gelas untuk bersulang. Berdasarkan menu makanan jamuan yang diperoleh Tempo, para tamu disuguhi tiga jenis makanan. Untuk makanan pembuka disajikan ikan filet Scottish of Halibut, dengan makanan utama terdiri dari costwold free range chicken, sayur baby artichokes, dan fondant potatoes. Makanan penutup yang disajikan adalah beraneka macam buah-buahan dan es buah apel hijau serta buah mulberry yang dipetik dari taman di Istana Buckingham.

    Selama menikmati santap malam, para tamu juga disuguhi alunan orkestra tanpa vokal yang memainkan berbagai macam lagu, di antaranya Westminster Waltz, Paladio, Beatles Forever, dan My Fair Lady.

    VISHNU JUWONO (LONDON)

    Berita terkait:
    Presiden SBY Kunjungi Pangeran Charles

    SBY Disambut Megah di Horse Guard Parade London

    Tiba di London, SBY Akan Tidur di Buckingham


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.