Bloomberg: Badai Sandy Kali Ini yang Terbesar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelombang tinggi menghantam dinding pantai di Scituate, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin (29/10). Cnn.com

    Gelombang tinggi menghantam dinding pantai di Scituate, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin (29/10). Cnn.com

    TEMPO.CO, New York - New York adalah salah satu wilayah yang paling terpukul oleh badai Sandy. Badai menyebabkan kerusakan terburuk dalam sejarah 108 tahun sistem kereta bawah tanah kota itu. Menurut Walikota New York, Michael Bloomberg, bisa memakan waktu hingga empat atau lima hari sebelum sistem transportasi massal terbesar di AS ini berjalan lagi.

    "Ini adalah badai yang menghancurkan, mungkin yang terburuk yang pernah kami alami," katanya.

    Bloomberg mengatakan New York City kehilangan 18 warganya akibat badai Sandy. Mereka yang tewas itu termasuk dua orang yang tenggelam di sebuah rumah dan orang yang berada di tempat tidur ketika sebuah pohon jatuh pada sebuah apartemen. Seorang wanita 23 tahun meninggal setelah melangkah ke dalam genangan air di dekat kawat listrik yang masih hidup.

    Badai yang mulai menyapu dari New Jersey pada Senin malam berdampak pada lebih dari 8,2 juta jiwa di seluruh wilayah timur AS. Badai juga menghentikan kampanye presiden hanya satu minggu sebelum hari pemungutan suara. Tim SAR masih melakukan evakuasi hingga hari ini.

    Dampak badai Sandy masih akan dirasakan hingga beberapa hari mendatang. Jutaan warga di sepanjang Pantai Timur AS menghadapi hari-hari tanpa listrik atau angkutan umum. Toko-toko dan pusat perbelanjaan masih tutup.

    Jumlah korban tewas di seluruh AS naik setidaknya menjadi 48 orang, lapor otoritas yang menangani bencana. Banyak korban tewas akibat tertimpa pohon, dan pekerjaan penyelamatan masih terus dilanjutkan.

    CBS | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.