Kritik Pemerintah, Vietnam Penjarakan Penulis Lagu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diambil pada 8 Juni 1972, memperlihatkan anak-anak yang menangis, termasuk Kim Phuc yang berusia 9 tahun (tengah), berlarian di Route 1, di dekat Trang Bang, Vietnam setelah terjadinya serangan napalm yang ditujukan ke lokasi persembunyian Viet Cong. AP/Nick Ut

    Foto yang diambil pada 8 Juni 1972, memperlihatkan anak-anak yang menangis, termasuk Kim Phuc yang berusia 9 tahun (tengah), berlarian di Route 1, di dekat Trang Bang, Vietnam setelah terjadinya serangan napalm yang ditujukan ke lokasi persembunyian Viet Cong. AP/Nick Ut

    TEMPO.CO, Hanoi - Pengadilan Vietnam, Selasa, 30 Oktober 2012, menjebloskan dua penulis lagu ke dalam penjara karena lirik lagunya yang diunggah di jejaring sosial berisi kritik terhadap pemerintah.

    Pengacara kedua terhukum, Tran Vu Hai, mengatakan Vo Minh Tri, yang dikenal sebagai Viet Khang, dan Tran Vu Anh Binh, didakwa telah menyebarluaskan propaganda melawan negara.

    "Berdasarkan dakwaan tersebut, keduanya diganjar hukuman masing-masing empat tahun dan enam tahun penjara," ujarnya.

    Lagu-lagu yang diunggah ke sebuah website itu dikelola oleh kelompok oposisi pemerintah Vietnam di luar negeri. Hukuman itu dijatuhkan setelah melalui persidangan selama lima jam di pengadilan sebelah selatan Kota Ho Chi Minh.

    Keputusan pengadilan ini mendapatkan kritik dari kelompok pembela hak asasi manusia dan meminta kedua terdakwa dibebaskan dari segala hukuman.

    ARAB NEWS | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Sekali Rapat, DPR Minta Lebih dari Rp 1 Miliar  

    KPK Mulai Bidik Pimpinan Badan Anggaran DPR 

    Sekretaris MA Mengaku Pengusaha Sarang Burung

    Anggaran Militer Juga Terkena Kutipan DPR

    Firman Utina Cs Sempat Lawan 12 Pemain Australia  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?