Berencana Santap Tersangka, Polisi Ini Diadili

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/John Kolesidis

    REUTERS/John Kolesidis

    TEMPO.CO, New York - Seorang anggota Kepolisian New York ditahan dan diadili karena  bersekongkol untuk menculik, memperkosa, menyiksa, dan memasak sejumlah perempuan pelaku kejahatan. Ia berfantasi untuk memakan bagian-bagian tubuh mereka.

    Gilberto Valle, 28 tahun, telah diberhentikan dari kesatuannya. Ia  ditangkap Rabu di rumahnya di Queens atas tuduhan secara ilegal mengakses database kriminal nasional untuk mencari targetnya. Ia kemudian bertukar pesan e-mail dan pesan instan dengan sesama kanibal untuk menyusun rencana menargetkan perempuan mangsanya, juru bicara kantor jaksa New York mengatakan.

    "Rencana Gilberto Valle untuk menculik wanita sehingga mereka bisa diperkosa, disiksa, dibunuh, dan dimasak adalah kejahatan kanibalisme di luar toleransi hati nurani," kata Jaksa Manhattan, Preet Bharara. "Kasus ini lebih membuat miris ketika kita mempertimbangkan posisi Valle sebagai petugas kepolisian New York City yang telah bersumpah untuk melayani dan melindungi warga."

    Menurut sumber penegak hukum, Valle membahas rencana dengan laki-laki lain di sebuah situs web untuk orang-orang yang berfantasi tentang kanibalisme. Pihak berwenang tidak memiliki bukti ia melakukan salah satu tindakan yang diduga direncanakannya itu. Sumber itu mengatakan Valle memiliki catatan bersih selama kariernya di kepolisian.

    Tampil di pengadilan federal di Manhattan pada hari Kamis, Valle didakwa dengan satu dakwaan persekongkolan untuk melakukan penculikan dan satu dakwaan untuk secara ilegal mengakses dan mendapatkan informasi dari database Pusat Informasi Kejahatan Nasional.

    Ia kini ditahan tanpa jaminan.

    CNN | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.