PM Inggris Mengucapkan Selamat Idul Adha  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Cameron. REUTERS/Darren Staples

    David Cameron. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, LONDON – Perdana Menteri Inggris David Cameron hari ini, Kamis, 25 Oktober 2012, menyampaikan pesan Idul Adha bagi seluruh umat muslim di dunia. Pesan ini juga dapat disaksikan via YouTube. Cameron tidak saja menyampaikan ucapan selamat hari raya, tetapi juga membahas masalah dan konflik yang tengah dialami umat muslim.

    “Idul Adha merupakan waktu bagi keluarga dan kerabat. Waktu yang tepat untuk merayakan kebahagiaan dan kegembiraan. Perayaan Idul Adha ini bersamaan dengan momentum perubahan yang terjadi di kalangan umat muslim dan non-muslim di seluruh dunia,” kata Cameron, seperti disampaikan dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.

    Cameron menyebutkan bahwa tahun ini rakyat Libya melaksanakan pemilihan umum untuk yang pertama kalinya dalam 47 tahun. Selain itu, masyarakat dunia juga menyaksikan terpilihnya presiden-presiden baru di Mesir dan Somalia. Pakistan juga tengah mempersiapkan pemilihan umum untuk 2013.

    Sementara itu, dia mengkhawatirkan konflik Suriah. “Di tengah perayaan dengan pengharapan terbaik bagi umat muslim di seluruh dunia, di sisi lain konflik di Suriah terus berlanjut. Sebuah konflik yang berdampak terhadap umat muslim dan non-muslim di Suriah,” katanya.

    Menurutnya, salah satu cara untuk keluar dari mimpi buruk Suriah adalah dengan melangkah ke depan menuju transisi politik dan terus memperjuangkan kebebasan. Dengan dimulainya Idul Adha, umat muslim akan menikmati kesempatan istimewa ini. "Namun doa kami tetap menyertai mereka yang masih menderita dalam konflik berkepanjangan di mana pun."

    “Pada hari yang sangat penting ini, kepada umat muslim di seluruh dunia, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha yang damai dan bahagia,” kata Cameron di akhir pesannya.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.