Anak Qadhafi Terseret Link Prostitusi Papan Atas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vanessa Hessler dan Mutassim Qadhafi. abendzeitung-muenchen.de

    Vanessa Hessler dan Mutassim Qadhafi. abendzeitung-muenchen.de

    TEMPO.CO, Paris - Anak Qadhafi, Mutassim Qadhafi, diduga terkait jaringan prostitusi papan atas Prancis. Hal ini terungkap dari pengakuan dua pria dan seorang wanita yang duduk di kursi pesakitan di pengadilan Prancis, pada hari Senin. Mereka diadili dalam kasus jaringan prostitusi internasional yang menyuplai pekerja seks komersial kelas atas selama ajang Festival Film Cannes.

    Tujuh pria dan seorang wanita diadili di kota pelabuhan selatan Marseille. Lima orang di antaranya diadili secara in absentia. Mereka termasuk Elie Nahas, warga negara Libanon yang mengaku menjalankan agen model, yang merekrut perempuan muda di Amerika Selatan, Prancis, dan Eropa Timur. Juga Felix Farias, yang disebut-sebut sebagai salah satu tangan kanan Nahas.

    Nahas dituduh mengorganisasi pesta ulang tahun Mutassim pada tahun 2004 dengan biaya 1.100.000 euro. Pesta ini dihadiri oleh beberapa bintang Hollywood dan sekitar 20 model. Mutassim Qadhafi tewas dengan ayahnya pada 20 Oktober tahun lalu. Dia tidak pernah ditanyai oleh penyidik terkait kasus ini.

    Farias pernah menjadi berita pada tahun 2007 ketika ia muncul di Charles de Gaulle dengan delapan perempuan muda, salah satunya masih di bawah umur, untuk menghadiri Festival Film Cannes. Namun mereka ditolak masuk.

    Mereka juga tinggal di kapal pesiar mewah La Savarona, yang disewa dengan harga 350 ribu euro per minggu.

    Para wanita yang diperkerjakan Nahas terutama direkrut selama Festival Film Cannes untuk melayani klien dari Timur Tengah, Arab Saudi, dan Kuwait. Para klien itu dikenal "murah hati" dan siap untuk membayar ribuan dolar untuk layanan yang diberikan.

    MAIL ONLINE | TRIP B

    Baca juga:
    Hina Khan, Target Taliban Setelah Malala

    BBC Selidiki Kemungkinan Ada Pelecehan Seks Lain

    Obama Menang di Debat Terakhir

    Rusia Tuding AS Berstandar Ganda Soal HAM

    Abbott Minta Maaf kepada Julia Gillard


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?