Nama Malala Jadi Nama Akademi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa berdoa untuk kesembuhan Malala Yousufzai, yang ditembak pada hari selasa (9/10) oleh Taliban karena berbicara menentang Taliban dan mengkampanyekan pendidikan bagi anak perempuan, di sebuah sekolah di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/10). REUTERS/Fayaz Aziz

    Sejumlah siswa berdoa untuk kesembuhan Malala Yousufzai, yang ditembak pada hari selasa (9/10) oleh Taliban karena berbicara menentang Taliban dan mengkampanyekan pendidikan bagi anak perempuan, di sebuah sekolah di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/10). REUTERS/Fayaz Aziz

    TEMPO.CO , Swat:Pemerintah Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa Ahad 21 Oktober 2012 kemarin menahbiskan nama Malala Yousafzai untuk sebuah akademi di Lembah Swat, bagian utara Pakistan, yang menjadi kota kelahiran Malala. Akademi itu semula bernama Saidu Sharif.

    Reaksi postif muncul dari para mahasiswa. “Langkah ini tidak hanya menghormati Malala, tapi juga perempuan pada umumnya,” kata Sumaira, mahasiswi tingkat empat di akademi itu. Sedangkan Neelam, salah seorang teman sekolah Malala mengungkapkan kegembirannya atas keputusan pemerintah itu. “Malala adalah putri tanah ini. Kami sangat gembira atas keputusan ini,” ujar Neelam.

    Namun ada pula yang khawatir penggantian nama ini justru akan memancing serangan Taliban. Sebuah situs yang terkait dengan kelompok terlarang Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), menuding serangan terhadap Malala hanyalah sebuah drama bikinan pemerintah.

    Situs bernama Ansarullah ini bahkan mengaitkan Malala dan keluarganya dengan Yahudi Amerika. Kelompok Taliban pun kembali menegaskan bahwa mereka tidak menghalangi hak pendidikan untuk anak perempuan. Namun mereka menantang pendidikan sekuler “yang disebarkan oleh Malala dan ayahnya.”

    Kondisi Malala sendiri mulai membaik meski belum pulih dari masa kritis di Rumah Sakit Ratu Elizabeth, Birmingham, Inggris. Media Inggris berhasil memperoleh foto terbaru Malala yang kini berada dalam perawatan khusus itu. Adapun ribuan wanita baik berasal dari Pakistan maupun Inggris menyalakan lilin sebagai dukungan terhadap Malala di depan rumah sakit.



    THE EXPRESS TRIBUNE | PAKISTAN OBSERVER | SITA PLANASARI AQUADINI

    Berita Terpopuler
    Malala Yousafzai Sadar dari Koma  

    Pendapat Para Tokoh Tentang Malala 

    Siapakah Malala Yousafzai? 

    Perjuangan Malala Yousafzai Melawan Luka Tembak  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.