Debat Putaran Kedua, Obama Melawan Balik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kandidat presiden Amerika Serikat Mitt Romney (kanan) dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berbicara dalam waktu yang bersamaan dalam debat kampanye presiden AS yang kedua di Hempstead, New York, Amerika Serikat, Senin (16/10). REUTERS/Jim Young

    Kandidat presiden Amerika Serikat Mitt Romney (kanan) dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berbicara dalam waktu yang bersamaan dalam debat kampanye presiden AS yang kedua di Hempstead, New York, Amerika Serikat, Senin (16/10). REUTERS/Jim Young

    TEMPO.CO, Jakarta - Debat putaran kedua calon presiden Amerika Serikat yang selesai pada Rabu, 17 Oktober 2012, pukul 09.45 WIB, menunjukkan perlawanan dari inkumben Barack Obama. Obama yang pada debat putaran pertama 4 Oktober tampak tertekuk melihat agitasi dari calon Partai Republik Mitt Romney, tadi menunjukkan tajinya.

    "Gubernur Romney mengatakan dia punya lima rencana utama, dia tak punya itu," ujar calon presiden dari Partai Demokrat dalam debat yang berlangsung di Universitas Hofstra, New York. Menurut Obama, rencana Romney hanyalah satu. "Yaitu memastikan para orang-orang berkuasa untuk bermain dengan aturan yang berbeda," kata dia dalam pembukaan debat yang langsung memanaskan situasi.

    Mereka pun saling menginterupsi selama debat. Romney yang juga mantan Gubernur Massachusett ini menunjukkan ketidaknyamannya ketika mendapat potongan bicara. "Anda akan punya waktu sendiri, saya sedang berbicara," ujar pria 65 tahun ini. Romney pun mengeluhkan situasi ini kepada moderator debat, yaitu pembawa acara CNN Candy Crowley.

    Debat kali ini belum juga menggoyahkan swing voter untuk menentukan calon. Pemilihan akan berlangsung tiga pekan lagi. Para pemilih bebas ini adalah penonton yang juga panelis para kandidat di debat putaran kedua.

    Romney menuduh Obama bertanggung jawab dalam kenaikan harga minyak. Presiden berkulit hitam ini pun membantah: "Itu tidak benar, Gubernur Romney, itu sangat tidak benar." Obama pun membantah ulasan Romney tentang rencana pajak. Menurut dia, yang digambarkan Romney pada debat putaran satu adalah kepalsuan.

    "Saya tidak akan memotong pajak orang kaya, saya justru akan memotong kaum menengah," ujar pria 65 tahun ini. "Bagi saya ini soal pekerjaan, saya ingin ekonomi tumbuh lagi." Obama mengungkapkan rencana pajaknya diperkirakan menghabiskan biaya hingga US$ 5 miliar. "Tapi saya tidak akan menghentikan program Big Bird dan memotong kebijakan keluarga berencana"

    Big Bird, tokoh dalam Sesame Street, menjadi isu yang kontroversial dalam debat pertama. Sebab, Romney mengatakan akan memotong anggaran yang tidak perlu seperti acara Big Bird untuk anak-anak. Menurut Obama, nilai itu tidak signifikan. Ia justru memilih menurunkan pajak untuk kaum kelas menengah.

    Format debat kali ini diubah lebih interaktif. Sehingga kandidat mudah bergerak mendekati penonton dan moderator. Penonton yang hadir dalam ruangan adalah mayoritas swing voter dari kawasan Long Island sekitar Hofstra.


    ABC | WASHINGTON POST | DIANING SARI

    Berita Terpopuler
    Gambar Kondisi Terkini Suriah, Kartunis Ditahan

    Lukisan Van Gogh di Museum Belanda Dicuri

    Wanita Asal Medan Lolos dari Hukuman Gantung

    Dua Obat Lagi Dikaitkan Wabah Meningitis di AS

    Spanyol Tangkap 80 Anggota Mafia Cina

    Lukisan Picasso Raib dari Museum Belanda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.