RI Sambut Perdamaian di Filipina Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Marty Natalegawa menggelar konferensi pers terkait korban penembakan Colorado, AS di ruang Palapa, Kemenlu, Jakarta, (21/7). Kemenlu RI mendapat konfirmasi terdapat tiga orang WNI yang menjadi korban luka dalam peristiwa penembakan di Aurora, Colorado, AS. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menlu Marty Natalegawa menggelar konferensi pers terkait korban penembakan Colorado, AS di ruang Palapa, Kemenlu, Jakarta, (21/7). Kemenlu RI mendapat konfirmasi terdapat tiga orang WNI yang menjadi korban luka dalam peristiwa penembakan di Aurora, Colorado, AS. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyambut baik kesepakatan damai antara pemerintah Filipina dan pemberontak muslim di wilayah selatan negara itu, MILF (Front Pembebasan Islam Moro). "Ini perkembangan yang sangat menggembirakan," kata Marty di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin malam, 15 Oktober 2012.

    Marty menganggap kesepakatan damai ini bakal meredakan situasi dan kondisi di Filipina Selatan yang selama bertahun-tahun menjadi keprihatinan banyak negara lainnya. Meski Indonesia tidak secara langsung terlibat dalam perundingan, ia mengatakan Indonesia tetap turut mendukung terciptanya kesepakatan damai di Filipina Selatan.

    "Misalnya dengan pengiriman tim observasi untuk proses perdamaian antara pemerintah Filipina dengan MILF," ujar Marty.

    Pemerintah Filipina dan pemberontak muslim sepakat berdamai di wilayah selatan negara. Hal ini disampaikan Presiden Benigno Aquino yang menandai berakhirnya konflik 40 tahun yang telah menewaskan 100 ribu orang dan menurunkan ekonomi kawasan.

    Kesepakatan damai bersama Front Pembebasan Islam Moro (MILF) ini disampaikan kepada publik, Ahad, 7 Oktober 2012, sebagai peta jalan damai untuk menciptakan wilayah otonomi baru di kawasan mayoritas muslim di negara yang sebagian besar penduduknya beragama Katolik.

    PRIHANDOKO

    Berita lain:
    Miyabi, Dokter Gadungan di 13 Rumah Sakit

    Presiden Mauritania Tak Sengaja Tertembak

    Norodom Sihanouk Meninggal Jelang Ultah ke-90

    Turki Larang Semua Penerbangan Suriah

    Tiga Bintang K-Pop Pilihan Kandidat Presiden Korea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.