Festival Olahraga Gay Digelar di Nepal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang Transgender menari saat upacara pembukaan Festival Olahraga perdana Asia Selatan bagi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender di Kathmandu, Nepal, (12-10). hungeree.com

    Seorang Transgender menari saat upacara pembukaan Festival Olahraga perdana Asia Selatan bagi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender di Kathmandu, Nepal, (12-10). hungeree.com

    TEMPO.CO, Kathmandu - Mengenakan pakaian merah muda, biru dan kuning, lebih dari 250 atlet lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) ambil bagian dalam festival olahraga di ibu kota Nepal, Kathmandu, akhir pekan lalu.

    Sekitar 1.500 penonton, sembari melambaikan bendera berwarna pelangi, berbaris di Stadion Dasharath untuk upacara pembukaan fsetival yang berlangsung 3 hari tersebut. Para atlet didampingi penari bertopeng dan Panche baja--musikus yang memainkan instrumen tradisional Nepal.

    "Setelah mengikuti turnamen ini, kepercayaan diri saya meningkat," kata Bakti Shah, 29 tahun, yang ikut ambil bagian pada nomor sepak bola dan atletik.

    Tampak hadir juara loncat indah Olimpiade asal Amerika Greg Louganis. Mengenakan topi khas Nepal dan syal berwarna krim, ia membuka pertandingan sepak bola.

    "Awalnya saya agak khawatir apakah kita akan mampu menggelar acara ini," kata aktivis Sunil Babu Pant, pendiri Society Blue Diamond. "Kami membuktikan kami bisa melakukannya."

    Homoseksualitas masih menjadi hal yang tabu di Nepal. Mereka yang dianggap memiliki "seks yang tidak wajar" menghadapi ancaman hukuman 1 tahun penjara. Bahkan, sekitar 6 tahun yang lalu, pelaku homoseksual yang tertangkap dipukuli di jalan-jalan Kathmandu.

    Perubahan terjadi pada 2007, ketika Mahkamah Agung Nepal memerintahkan pemerintah untuk mencabut undang-undang yang mendiskriminasikan kaum gay. Sejak saat itu, kontes kecantikan gay kerap dilangsungkan. Parade kaum gay juga diselenggarakan di beberapa kota besar, termasuk Kathmandu.

    REUTERS | RAJU FEBRIAN

    Berita Terpopuler
    37 Tahun Wanita Ini Berusaha Pulangkan Jasad Suami

    Presiden Mauritania Tak Sengaja Tertembak

    Norodom Sihanouk Meninggal Jelang Ultah ke-90

    Turki Larang Semua Penerbangan Suriah

    Tiga Bintang K-Pop Pilihan Kandidat Presiden Korea



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.