Turki Tahan Pembunuh Dubes AS di Libya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria Libya melintas di depan konsulat Amerika Serikat, setelah terjadinya serangan serangan yang menewaskan 4 warga negara Amerika, termasuk Duta Besar Chris Stevens pada malam Selasa (11/9), di Benghazi, Libya, Kamis (13/9). AP/Mohammad Hannon

    Seorang pria Libya melintas di depan konsulat Amerika Serikat, setelah terjadinya serangan serangan yang menewaskan 4 warga negara Amerika, termasuk Duta Besar Chris Stevens pada malam Selasa (11/9), di Benghazi, Libya, Kamis (13/9). AP/Mohammad Hannon

    TEMPO.CO, Istanbul - Petugas Kepolisian Turki menahan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Christopher Stevens.

    "Kedua pelaku saat ini ditahan di Pelabuhan Udara Internasional Attaturk, Istanbul," demikian siaran televisi Turki, Kanal D, melalui website, Jumat, 5 Oktober 2012.

    Siaran ini menyebutkan, dua orang yang ditahan polisi merupakan warga negara Tunisia. Keduanya ditangkap ketika mencoba memasuki negara menggunakan paspor palsu. Polisi di Istanbul menolak memberikan komentar atas laporan tersebut.

    Stevens merupakan salah seorang dari empat warga negara Amerika Serikat yang tewas dalam sebuah aksi unjuk rasa disertai kekerasan di Benghazi, Libya Timur, Selasa, 11 September 2012.

    Ketika itu sejumlah pria bersenjata dan demonstran mengeruduk kantor konsulat Amerika di Benghazi untuk memprotes pemutaran film yang dianggap menghina Islam, Innonce of Muslims.  

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.