Romney Pakai Omongan Biden untuk Serang Obama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitt Romney. AP/David Goldman

    Mitt Romney. AP/David Goldman

    TEMPO.CO, Dallas - Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Mitt Romney, gencar memojokkan Barack Obama dalam debat terbuka calon presiden yang berlangsung Kamis, 4 Oktober, waktu setempat. Hal itu dia lakukan terutama terkait isu kebijakan ekonomi yang diambilnya. Lebih spesifik, ia menyorot apa yang dilakukan Obama selama masa pemerintahannya terhadap kelas menengah AS.

    Romney mengulangi kata-kata Wakil Presiden Joe Biden awal pekan ini. "Di bawah kebijakan presiden Obama, kelas menengah Amerika telah terkuburkan," katanya.

    Obama bertahan dengan menyatakan ia justru ingin mengangkat kembali kelas pekerja. Dia balik menyerang Romney karena ingin mengubah Medicare--kebijakan di bidang layanan kesehatan bagi warga AS--ke dalam sistem "voucher", mencabut perbaikan perawatan kesehatan federal, dan mendorong pemotongan pajak bagi kelas atas.

    Masing-masing kandidat berargumen dalam perdebatan selama 90 menit untuk menarik pemilih. Romney menuduh kebijakan ekonomi yang diambil Obama menyebabkan krisis keuangan di AS.

    Perdebatan, yang berfokus pada urusan dalam negeri ini, penuh dengan sindiran dari masing-masing capres.

    Ini adalah debat pertama dari rencana tiga debat presiden yang ditetapkan selama Oktober. Perdebatan ini juga merupakan kali pertama Romney dan Obama bertemu dalam satu forum, setelah keduanya saling mencela di tempat berbeda melalui media massa.

    Dalam forum mereka berdiri hanya terpisah dalam jarak beberapa meter. Keduanya juga kerap memotong omongan moderator, Jim Lehrer. Romney muncul dengan nada yang sedikit lebih agresif di atas panggung, meskipun tenor keseluruhan perdebatan menandai langkah mundur baginya. Masing-masing kandidat memperkuat omongannya dengan data studi dan statistik.

    Menurut Obama, baginya, yang penting bukan mencatat apa yang sudah dilakukan, namun langkah maju apa yang akan dilanjutkan. "Kita tak akan berjalan mundur," katanya.

    Dia menuduh Romney ingin memutar kembali peraturan dan menerapkan pemotongan pajak yang berpihak pada kaum kaya.

    Romney mengutip naiknya jumlah orang yang menerima kupon makanan dan naiknya angka pengangguran dalam empat tahun terakhir. Ia berpendapat bahwa "status quo tidak akan berhasil."

    "Kita tahu bahwa jalan yang diambil tidak bekerja. Sudah waktunya untuk mencari jalan baru," kata Romney. "Anda menaikkan pajak dan Anda menggulung lapangan pekerjaan," kata Romney.

    FOX NEWS | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.