Tanah Longsor Kubur Siswa Satu Sekolah di Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. cbc.ca

    Ilustrasi. cbc.ca

    TEMPO.CO, Beijing - Setidaknya 19 orang, 18 di antaranya anak-anak, terkubur di dalam kelasnya ketika tanah longsor menimbun sebuah sekolah di Cina. Selain sekolah, dua rumah juga tertimbun tanah basah bercampur lumpur.

    Bencana yang terjadi di sebuah desa di Provinsi Yunnan ini terjadi saat anak-anak tengah belajar di dalam kelas.

    Bencana ini adalah bencana besar kedua yang menimpa desa itu dalam satu bulan ini. Serangkaian gempa bumi, dengan kekuatan 5,8 pada skala Ritcher, melanda provinsi itu pada 8 September, menewaskan puluhan orang.

    Tanah longsor itu terjadi pada pukul 08.00 waktu setempat. Siswa Sekolah Dasar Youfangtai di Desa Zhenhe, tak sempat lari menyelamatkan diri, karena kejadiannya berlangsung cepat.

    Li Zhong, kepala biro pendidikan setempat, menyatakan para siswa semestinya libur. Namun, mereka tetap masuk selama libur nasional untuk menebus kekosongan pelajaran akibat sekolah diliburkan saat gempa bumi terjadi. Sebuah keluarga dengan tiga orang berhasil melarikan diri sebelum terkena longsor, lapor Xinhua.

    Tim penyelamat sedang dalam perjalanan menjangkau lokasi, kata seorang pejabat. Medan yang sulit menyebabkan mereka tak bisa dengan segera sampai ke desa itu.

    TRIP B

    Berita Terpopuler
    Jokowi Juga Populer di Malaysia

    Kartel Obat Bius Meksiko Mungkin Menyasar CIA

    Militer Turki Gempur Wilayah Suriah

    Kedutaan Prancis di Iran Diserang Massa

    Parlemen Turki Setuju Gelar Pasukan di Perbatasan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.