AS dituding Bantu Teroris di Suriah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara pembebeasan Suriah. REUTERS/Goran Tomasevic

    Tentara pembebeasan Suriah. REUTERS/Goran Tomasevic

    TEMPO.CO, New York - Suriah menuduh sejumlah negara yang mendukung kelompok pemberontak di negaranya sebagai pendukung terorisme. Dalam pidato di depan Majelis Umum PBB, Menteri Luar Negeri Walid Muallem secara khusus menyebut AS, Perancis, Turki, Arab Saudi, dan Qatar sebagai "pendukung teror".

    Muallem mengatakan mereka semua semua adalah pendukung teroris, ketika menggunakan apa yang ia digambarkan sebagai "provokasi media yang belum pernah terjadi sebelumnya" yang bertujuan memicu ekstremisme agama.

    Seruan pada Presiden Bashar al-Assad untuk mundur, katanya, merupakan "campur tangan yang nyata untuk urusan Suriah".

    Tak satu pun dari negara-negara yang disebut Muallem secara resmi telah mengkonfirmasi memasok senjata kepada oposisi. Namun secara kasat mata mereka telah berusaha untuk memastikan para pemberontak bersenjata yang lebih baik.

    Amerika Serikat dan Prancis bersama dengan beberapa negara di Arab memasok kelompok pemberontak dengan senjata dan uang, kata Muallem.

    "Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB juga meluncurkan perang dengan dalih memerangi terorisme namun sekarang mereka mendukung terorisme di negara saya tanpa memperhatikan resolusi PBB," katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak pihak berwenang Suriah untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang mereka sendiri.

    BBC | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.