40 Warga Indonesia Mendapat Beasiswa ke India  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Jama,  New Delhi, India. AP/Mustafa Quraishi

    Masjid Jama, New Delhi, India. AP/Mustafa Quraishi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah 40 warga Indonesia mendapatkan beasiswa untuk mengikuti berbagai pelatihan di India. Mereka, yang sebagian besar merupakan pegawai negeri sipil, mendapatkan beasiswa dari program Kerja Sama Teknik dan Ekonomi India (ITEC) dan Colombo Plan.

    Dalam keterangan tertulis kepada Tempo, Jumat, 28 September 2012, Sekretaris Kedua Bidang Pendidikan Kedutaan Besar India, Pradeep Gupta, mengatakan selama di India mereka akan mengikuti pelatihan yang berbeda, di antaranya kelancaran berbahasa Inggris, keterampilan teknologi informasi, keuangan untuk eksekutif di bidang non-keuangan, program Pelatihan Internasional Pengembangan Kepemimpinan, Manajemen Belanja Publik, dan Program Internasional dalam Manajemen Pertanggungjawaban Aset di Bank dan Lembaga Keuangan.

    Sebelum berangkat, mereka mendapatkan penjelasan dari Duta Besar India Gurjit Singh mengenai sejumlah aspek tentang ekonomi, pemerintahan, dan kebudayaan India di kantor kedutaan pada Rabu lalu. Mereka akan mengikuti pelatihan 2-3 bulan.

    Program pelatihan ini sudah diberikan oleh lebih dari 200 institut di sejumlah daerah di India. Lebih dari 1.500 warga Indonesia telah mengikuti pelatihan tersebut dalam satu dasawarsa terakhir.

    SAPTO YUNUS

    Berita Terpopuler:
    Jokowi Pangkas 52 Persen Anggaran Pelantikan

    Remaja Pembacok Alawy Tertangkap di Yogyakarta

    Ayah FR Pengusaha di Bali

    Tersangka Pembunuh Alawy Ternyata Anak Kos-kosan

    Bekas Bos BNN Singapura Paksa Wanita Ini Oral Seks


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.