Bekas Bos BNN Singapura Paksa Wanita Ini Oral Seks

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • chinadaily.com

    chinadaily.com

    TEMPO.CO , Singapura - Seorang manajer penjualan IT, Ms Cecilia Sue Siew Nang, mengaku pernah melakukan oral seks dengan mantan Kepala Staf Badan Narkoba Nasional Singapura (Central Narcotics Bureau/CNB) Ng Boon.

    Ms Sue mengatakan dipaksa empat kali oral seks pada 2011 untuk mendapatkan imbalan penawaran proyek IT senilai Sin$ 640 ribu atau hampir Rp 5 miliar.

    Saat bersaksi di pengadilan dengan tersangka Ng, Ms Sue menuturkan bahwa Ng menginginkan oral seks di dalam mobil yang terparkir. Menurut perempuan berusia 36 tahun itu, mereka melakukannya di parkiran Taman Hort, Hotel Beufort di Pulau Sentosa, Rumah Sakit Umum Singapura, dan Mount Faber. Biasanya seks tersebut mereka lakukan usai makan dan minum.

    Ibu dari satu orang anak ini mengaku tak suka melakukan hal ini. Namun karena tak ingin dipermalukan dan menyakiti keluarganya, dia memutuskan tak melaporkan kejadian itu pada polisi. Selain itu, dia juga tak mau kontrak perusahannya dengan lembaga Departemen Dalam Negeri dibatalkan. Pasalnya CNB itu berada di bawah naungan kementerian tersebut.

    Ng Boon ditangkap pada 19 Desember 2011 oleh Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi Singapura (The Corrupt Practices Investigations bureu). Dia didakwa atas empat tuduhan korupsi yang melibatkan imbalan seks dengan Ms Sue. Atas imbalan seks tersebut, Ng bersedia mempermudah transaksi bisnis antara CNB dengan dua perusahaan IT, yakni Hitachi Data System dan Oracle Corporation Singapore.

    ASIAONE| STRAITSTIMES | NUR ALFIYAH

    Berita terpopuler lainnya:
    Hadiah US$ 60 Juta bagi Pria yang Mau Nikahi Lesbi
    Kapolri Perintahkan Djoko Susilo Datang ke KPK 

    Remaja Pembacok Alawy Tertangkap di Yogyakarta 

    Nikita Mirzani Bakal Nongol di Majalah Playboy? 

    Irfan Bachdim Hattrick, Indonesia Cukur Brunei 5-0 

    FR Pernah Terlibat Kasus Tawuran 2011  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.