Yudhoyono Raih Penghargaan Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono memberi salam kepada wartawan usai mengikuti upacara peringatan Dirgahayu RI ke-67 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 17 Agustus 2012. TEMPO/Subekti.

    Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono memberi salam kepada wartawan usai mengikuti upacara peringatan Dirgahayu RI ke-67 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 17 Agustus 2012. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, NEWYORK-Tiga organisasi lingkungan dan konservasi internasional  menganugerahkan "Valuing Nature Award"  kepada Presiden  Susilo Bambang Yudhoyono atas kepeloporannya dalam menyadari pentingnya sumber daya alam dan bekerja untuk melestarikannya.

    Ketiga organisasi itu  yakni  The Nature Conservacy (TNC), World Resources Institute (WRI), dan World Wildlife Fund (WWF), menyerahkan penghargaan itu  dalam  jamuan makan malam, di New York, Amerika Serikat, Senin, 24 September 2012.

    Yudhoyono dinilai berhasil memimpin pembentukan Prakarsa Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Initiative /CTI) pada terumbu karang, perikanan dan ketahanan pangan yang bersifat multilateral guna melestarikan sumber daya laut dan pesisir  di enam negara: Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste. Kawasan  ini  paling beragam secara biologis dan  menjadi rumah bagi lebih dari 75 persen spesies karang  dan lebih dari 37 persen ikan.

    Prakarsa Segitiga Terumbu Karang menyatukan kemitraan antara pemerintah dan sektor publik, swasta, dan lembaga swadaya masyarakat  dan menawarkan model untuk mengaitkan konservasi laut dengan kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan pangan masyarakat lokal.

    Yudhoyono menargetkan 10 juta hektar kawasan perlindungan laut pada 2010 dan 20 juta hektar pada tahun 2020. Saat ini, Indonesia telah mencapai 13,4 juta hektar kawasan perlindungan laut, jauh melebihi target 10 juta hektar pada tahun 2010.

    Pada saat yang sama juga, Presiden juga menerima penghargaan  USAB 21th Economic Achievement Award dari US-ASEAN Business Council. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terkait keberhasilan Indonesia dalam mendukung sistem usaha investasi yang kondusif dan mendorong kerjasama bisnis dan ekonomi antar negara ASEAN, khususnya Indonesia dan Amerika.

    VICTORIA SIDJABAT (NEW YORK)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.