Israel-Palestina Sepakat Membangun Ladang Gas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestina melintas di depan sebuah tembok bergambar wajah Yasser Arafat (kanan) dan mantan pemimpin spiritual Hamas Ahmed Yassin di Kota Gaza. REUTERS/Mohammed Salem

    Warga Palestina melintas di depan sebuah tembok bergambar wajah Yasser Arafat (kanan) dan mantan pemimpin spiritual Hamas Ahmed Yassin di Kota Gaza. REUTERS/Mohammed Salem

    TEMPO.CO, Yerusalem - Israel membenarkan bahwa negaranya sedang melakukan perundingan dengan Otoritas Palestina untuk mengembangkan sebuah ladang gas di lepas pantai Jalur Gaza. Keterangan tersebut disampaikan oleh kantor Kementerian Luar Negeri Israel, Ahad, 23 September 2012.

    "Menyusul pendekatan oleh Otoritas Palestina, Israel membenarkan telah terjadi diskusi yang berarti untuk tujuan pembangunan ladang gas Gaza Marine," demikian keterangan kantor Kementerian seperti dikutip kantor berita AFP.

    "Dalam konteks ini, telah terjadi pertemuan antara perwakilan Israel dengan pemimpin Palestina untuk pembangunan ladang gas Gaza Marine." Namun, kantor Kementerian tidak menyebutkan kapan dan dimana diskusi antara Otoritas Palestina dan Israel diselenggarakan. Tak disebutkan pula jika pertemuan masih berlanjut atau tidak.

    "Kami siap melanjutkan perudingan ini," ujar seorang pejabat Kementerian yang tak bersedia disebutkan namanya kepada AFP.

    "Dari sudut pandang kami, Otoritas Palestina sangat diuntungkan dengan pembangunan ladang gas ini dan Israel siap melanjutkan (perundingan pembangunan)," katanya.

    Pembangunan ini sesungguhnya sudah lama direncanakan, tapi telah terjadi perpecahan di internal rakyat Palestina mengenai siapa yang menjadi perwakilan sehingga pembangunannya sulit diwujudkan. Israel menolak melakukan negosiasi dengan Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Padahal, lokasi ladang gas terletak di sepanjang pantai Jalur Gaza.

    Sedangkan Otoritas Palestina yang berkuasa di Tepi Barat pernah memberikan jaminan hak eksplorasi kepada British Gas dan grup Consolidated Contractors Company pada 1999. Namun, Israel keberatan dengan berbagai alasan sehingga proses pembangunan tak pernah terlaksana.

    Pada 2007, British Gas mengakhiri perundingan dengan Israel atas penjualan gas Gaza Marine ke Israel dan menutup kantor perwakilannya di negara tersebut. British Gas melakukan pengeboran di dua sumur itu pada 2000.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


    Berita Terpopuler:
    Jokowi Janji Bangun Stadion untuk Persija

    FPI Segel Seven Eleven Pejaten

    Jokowi Diberi Kado Sepeda Kuno

    Usai Segel Seven Eleven,FPI Datangi Tempat Hiburan

    FPI Pusat Klaim Tak Tahu Penyegelan Seven Eleven


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.