Wanita Inggris Enggan Copot Bra Saat Berjemur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skandal foto Kate Middleton

    Skandal foto Kate Middleton

    TEMPO.CO, London - Menyebarnya foto-foto Kate Middleton bertelanjang dada saat berjemur di resort di Prancis menggelitik situs wisata dan perjodohan untuk mengadakan jajak pendapat; biasakah wanita Inggris telanjang dada saat berjemur. Hasilnya, hanya 14 persen perempuan Inggris berjemur tanpa bikini mereka, menurut sebuah survei baru yang dihajat MissTravel.

    Alasan utama mengapa mereka mengatakan mereka tidak ingin telanjang dada adalah bahwa mereka tidak cukup percaya diri dengan postur tubuhnya. Enam dari sepuluh wanita mengatakan mereka lebih suka tetap berbikini, karena dengan pakaian ini mereka tampak sempurna.

    Sebanyak 54 persen lebih responden mengatakan mereka lebih suka menutupi dadanya karena mereka tidak ingin orang lain melihat mereka semi-telanjang. Sementara 32 persen mengatakan mereka tidak akan menanggalkan bra jika di sekitar mereka ada anak-anak.

    Tapi 61 persen wanita mengatakan mereka akan mencopot bikini mereka jika mereka berbaring telentang untuk mencegah belang karena panas matahari.

    Hanya 6 persen dari wanita yang disurvei oleh situs MissTravel.com mengatakan mereka akan berjemur topless jika berada di Inggris. Tapi mereka akan lebih berani jika mereka berada di luar negeri dengan 14 persen mengatakan mereka akan telanjang bulat di negara-negara seperti Spanyol, Italia, atau Prancis karena sikap liberal mereka untuk ketelanjangan.

    MissTravel mensurvei 1.000 anggota perempuan untuk menemukan apakah mereka akan berani telanjang seperti Kate.

    Brandon Wade, pendiri MissTravel, menyatakan bisa memahami mengapa Kate yang cukup percaya diri untuk memamerkan bentuk tubuhnya. Selain karena yakin akan proporsi tubuhnya, dia juga melakukannya di luar negeri!

    MAIL ONLINE | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.