Hillary Clinton Puji Marty Natalegawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton di Kemenlu, Jakarta, Senin (3/9). ANTARA/Rosa Panggabean

    Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton di Kemenlu, Jakarta, Senin (3/9). ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Washington DC - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton memuji kepemimpinan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa atas perannya di ASEAN. Pujian itu dilontarkan Clinton di akhir pertemuan Komisi Bersama Amerika Serikat-Indonesia di Washington DC, Kamis siang, 20 september 2012.

    "Menteri telah meletakkan dasar diplomasi antara ASEAN dan Cina atas isu Laut Cina Selatan," kata Clinton penuh penghargaan, diiringi senyuman, di hadapan sejumlah wartawan di kantor Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington DC. Sekali lagi, bekas ibu negara AS ini pun menyatakan terima kasihnya untuk peran aktif Indonesia di ASEAN. "Terima kasih kepada Menteri untuk kepemimpinan Indonesia di ASEAN."

    Clinton menegaskan sikap pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung enam poin prinsip ASEAN. "Kami percaya itu akan membantu mengurangi ketegangan dan membuka jalan bagi kode etik yang komprehensif untuk mengatasi perselisihan tanpa ancaman, paksaan, atau penggunaan kekerasan," kata dia.

    Kepada Marty, Hillary Clinton juga menyampaikan harapannya supaya kedua negara dapat berdiri bersama-sama menghadapi berbagai tantangan global, dari reformasi demokrasi di Myanmar hingga dapat mengakhiri kekerasan di Suriah.

    Menurut dia, Amerika Serikat dan Indonesia memiliki tanggung jawab khusus untuk mempromosikan demokrasi dan hak asasi manusia. Clinton juga memuji Indonesia atas penyelenggaraan Forum Demokrasi di Bali yang sudah berjalan selama empat tahun terakhir, yang tahun lalu dihadiri oleh lebih 80 negara.

    Clinton juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat melihat ke depan untuk Indonesia sebagai penyelenggara APEC pada 2013. "Kami yakin Indonesia akan sampai ke peran ini dengan komitmen untuk meningkatkan integrasi ekonomi yang lebih besar di seluruh Asia-Pasifik," katanya.

    VICTORIA SIDJABAT (WASHINGTON DC)

    Terpopuler:
    1.800 Aparat Amankan Konjen AS di Surabaya

    Saluran Pipar Gas Alam Meksiko Meledak, 26 Tewas

    Suu Kyi Minta AS Mulai Cabut Sanksi Ekonomi

    Tahun 2030 AS Jadi Negeri Kaum Obesitas

    Bom Bunuh Diri di Kabul, 12 Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.