Iran Tempatkan Penasehat Militer di Suriah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berbicara saat menghadiri parade militer untuk menandai Perang Iran-Irak 1980-1988 di Teheran, Iran, Selasa (22/9). REUTERS / Raheb Homavandi

    Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad berbicara saat menghadiri parade militer untuk menandai Perang Iran-Irak 1980-1988 di Teheran, Iran, Selasa (22/9). REUTERS / Raheb Homavandi

    TEMPO.CO, Damaskus - Iran menyatakan telah menempatkan "penasehat" militer di Suriah. Pernyataan tersebut disampaikan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, Ahad, 16 September 2012 dalam sebuah acara jumpa pers di Damaskus, seperti dikutip kantor berita Suriah, Fars.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, mengatakan personel militer yang ditempatkan di Suriah sekarang ini hanya berjumlah sedikit.

    Pasukan Quds, unit pasukan elite Pasukan Pengawal Revolusi Iran, selama ini melakukan operasi militer di Suriah dan Libanon, kata Jenderal Mohammad Ali Jafari selaku komandan pasukan elite Iran.

    Seperti dilaporkan Fars, ketika ditanya dalam acara jumpa pers di Suriah, Jenderal Jafari mengatakan Iran tidak turut ambil bagian dalam aksi milliter di negara tersebut. Akan tetapi, Iran telah menyiapkan petunjuk dan "penasehat." 

    "Dia katakan jumlah pasukan Quds beberapa waktu lalu di Libanon dan Suriah bukanlah anggota militer atau pasukana tempur. Mereka hadir di sini untuk transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman," Fars melaporkan. "Jika Suriah diserang, keputusan Iran terlibat dalam aksi militer atau tidak tergantung pada keadaan," katanya.

    Iran secara terbuka menyatakan mendukung rezim Suriah dalam menghadapi konflik di dalam negeri. Menurut Jenderal Jafari, "Teheran memberikan nasehat dan asistensi spiritual terhadap pemerintahan Bashar al-Assad."

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, mengatakan kepada CNN bahwa tidak ada pasukan baru Iran di Suriah. "Kami berkomunikasi dengan pemerintahan Suriah seperti kami lakukan bersama sahabat-sahabat kami di kawasan."

    Bulan lalu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, menuduh Iran telah melatih milisi pro-Suriah dalam upaya melawan kelompok-kelompok yang ingin menjatuhkan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

    CNN | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Situs Porno Minati Foto-foto Hot Kate

    Siapa Penentu Kemenangan Foke atau Jokowi?

    Pilkada DKI: Agama Yes, Prabowo No

    50 Foto Topless Kate Middleton Ada di Majalah Chi

    Plus Minus Pencitraan Foke vs Jokowi versi LSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?