Anjing Buta Menang Lomba Renang dan Tangkap Kayu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanzo, anjing Boxer yang sedang mengendarai papan seluncurnya untuk melawan ombak dalam acara kompetisi Purina Incredible Dog Challenge, di San Diego, 8-6, 2012. (AP Photo/Gregory Bull)

    Hanzo, anjing Boxer yang sedang mengendarai papan seluncurnya untuk melawan ombak dalam acara kompetisi Purina Incredible Dog Challenge, di San Diego, 8-6, 2012. (AP Photo/Gregory Bull)

    TEMPO.CO , London - Jack, anjing labrador ini berusia 10 tahun. Warnanya cokelat, tubuhnya kekar, dan tingkahnya aktif. Bila dilihat sekilas, Jack tak beda dengan anjing lainnya. Tapi jika diperhatikan, Jack ternyata tak normal. Ia buta.

    Meski tak dapat melihat, Jack tetap berani mengikuti kompetisi nasional bagi hewan peliharaan. Satu kejuaraannya: berenang di danau dan kembali dengan menggonggong sebuah kayu.

    Awalnya penonton, juri, dan kontestan lain tak yakin akan kemampuan peliharaan Margaret Simpson itu. Nyatanya Jack berhasil menyelesaikan tantangan itu. Ia pun dinobatkan sebagai Pet Champion dalam olahraga air, oleh UK Spot On.

    "Saya benar-benar terkejut Jack memenangkan kejuaraan itu," kata seorang penonton, Simpson ke Daily Mail, Kamis, 13 September 2012.

    Ketika ditemukan Simpson, Jack telah buta. Sejak itu, Simpson mengajarinya untuk peka terhadap lingkungannya. Belajar berhenti, menengok ke kanan dan kiri. Dan setiap kami pergi keluar, kata Simpson, Jack bisa merasakan bila ada air.

    Jack tak cuma belajar berjalan. Ia juga mulai berenang di kolam atau kanal. Jack memang tak bisa melihat, tapi dia bisa mengandalkan penciumannya. Bahkan Jack bisa mencelupkan kepalanya ke dalam air dan mengambil batu di dasar kanal. Mulai saat itu, terkadang Simpson melemparkan boneka ke kolam. Kemudian Jack menyelam dan mengangkat boneka itu. "Pada saat itulah kami sadar akan kemampuan dia," ujar Simpson.

    Menurut dokter, labrador cokelat ini mengidap atrofi retina progresi waktu berumur enam bulan. Dengan penyakit itu, Jack kehilangan pengelitahannya di usia satu tahun. Dengan kondisi ini, Simpson memperlakukan Jack seperti anaknya. Ia melatih Jack untuk tetap beraktivitas dengan mengandalkan penciuman serta pendengarannya.

    "Ia anjing hebat. Meski buta, Jack tak membiarkan hal itu menghalanginya bermain," kata Simpson.

    Dalam kejuaran nasional ini, juri memiliki empat kategori: keterampilan bola, kelincahan, olahraga air, serta permainan pikiran. Dan juri menunjuk Jack sebagai juara karena ia mampu melihat pelbagai benda dalam air tanpa indera pengelihatan.

    "Jack mendapat hadiah £200 (Rp 3 juta) dan akan kami pakai untuk membayar biaya dokternya," kata Simpson.

    CORNILA DESYANA

    Berita terpopuler lainnya:
    Tewas Gara-gara Perbesar Penis dengan Silikon
    Rumah Masa Kecil Muhammad Ali Dibeli Penggemarnya  
    Negara Ini Menolak untuk Jualan Coca-Cola  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.