Negosiasi Dimulai, Kolombia Tolak Gencatan Senjata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juan Manuel Santos. REUTERS/Fredy Builes

    Juan Manuel Santos. REUTERS/Fredy Builes

    TEMPO.CO, Bogota - Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, menolak usul gencatan senjata yang disampaikan oleh pemberontak sayap kiri FARC menjelang pembicaraan damai yang akan dimulai pada 8 Oktober 2012 mendatang di Oslo, Norwegia.

    "Kami tidak akan memberikan sesuatu hingga kami mendapatkan kesepakatan final," ujar Santos kepada wartawan, Kamis, 6 September 2012.

    Santos menyampaikan hal ini ketika menangapi pernyataan FARC yang mengatakan bahwa mereka siap meletakkan senjata ketika pembicaraan perdamaian dibuka di Oslo, Norwegia.

    "Tidak akan ada genjatan senjata," kata Presiden Santos di pangkalan militer di Kolombia bagian tengah. Dia menekankan bahwa pemerintahnya tidak akan "menurunkan pengawalan keamanan."

    Santos menambahkan dia tidak ingin "mengulang kesalahan pendahulunya" yang memberikan waktu kepada FARC (Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia) untuk memperkuat diri. Operasi militer melawan pemberontak terus berlanjut di tengah-tengah kabar yang menyebutkan bahwa komandan top FARC tewas dalam sebuah operasi serangan udara.

    "Kami akan terus meningkatkan operasi militer dan mempertahankan setiap sentimeter wilayah bangsa Andean (Kolombia)," jelas Santos. "Saya telah katakan bahwa operasai militer harus diintensifkan dan tidak bakal ada gencatan senjata di  sana," ujarnya di pangkalan militer di Tolemaida, tak jauh dari Ibu Kota Bogota.

    Dalam acara jumpa pers, FARC mengatakan bahwa mereka akan melakukan dua perundingan dengan pemerintah di Oslo, 8 Oktober 2012, berikutnya dilanjutkan di Kuba untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak 1964. Konflik itu sudah menewaskan puluhan ribu orang. "Kami akan mengusulkan gencatan senjata ketika kami duduk bersama," kata komandan senior FARC Mauricio Jaramillo.

    BBC | REUTERS | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Utang Bakrie Rp 21,4 triliun dan US$ 5,7 miliar

    Gaet Ronaldo, Langkahi Dulu Mayat Fergie

    Karena Pidato, Michelle Obama Jadi Trending Topic

    Hormati Ferguson, Ronaldo Ogah ke City

    Dari Solo, Jokowi Sapa Warga Jakarta dengan Skype

    Indonesia Miliki Cadangan Minyak Sawit Tersembunyi

    Keterangan TerdugaTeroris Ada yang Janggal

    Tersangka Teror Solo Minta Maaf

    Lumia 920, Isi Ulang Tanpa Kabel

    Pameran Pembangunan di Mal Berkesan Kampanye?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.