Pasukan Australia Tewas di Afganistan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Jim St. Pierre

    AP/Jim St. Pierre

    TEMPO.CO, Kabul - Tiga pasukan Australia di bawah komando NATO (ISAF) tewas dalam sebuah serangan oleh anggota pasukan keamanan Afganistan. Dua lainnya meninggal akibat kecelakaan helikopter di Provinsi Helmand.

    Serangan mematikan tersebut, kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Amerika Serikat yang tak bersedia disebutkan namanya, berlangsung di Provinsi Uruzgan, Rabu petang waktu setempat, 29 Agustus 2012.

    Australia menempatkan 1.500 pasukannya di Afganistan bergabung dengan NATO, International Security Assistance Force (ISAF).

    "Seorang mengenakan seragam Angkatan Bersenjata Nasional Afganistan menenteng senjata menembaki pasukan ISAF di sebelah selatan Afganistan, kemarin, menyebabkan tiga orang tewas," kata ISAF dalam sebuah pernyataan, Kamis, 30 Agustus 2012. "Insiden penembakan kini dalam investigasi," katanya.

    Di pihak lain, BBC dalam laporannya korban tewas dalam aksi serangan di dua tempat terpisah seluruhnya berjumlah lima orang.

    Serangan pertama yang menewaskan tiga orang berlangsung di Provinsi Uruzgan, Rabu, 29 Agustus 2012, oleh seorang pria memakai seragam militer Afganistan. Sedangkan insiden serangan lainnya menyebabkan dua orang meninggal akibat kecelakaan sebuah helikopter di Provinsi Helmand, Kamis, 30 Agustus 2012.

    Menanggapi kematian serdadunya, Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan "Perang di Afganistan ini telah memakan banyak korban. Hal ini merupakan berita terburuk bagi kami."

    Menteri Pertahanan Australia, Mark Binskin, berkata bahwa keluarga korban telah diberi tahu atas kematian ini.

    "Australia telah kehilangan lima pria (serdadu) hari ini. Mereka adalah pasukan yang siap berkorban demi bangsa kita," kata Marsekal Udara Marshall dalam aacara jumpa pers di Canberra, Kamis, 30 Agustus 2012.

    Marsekal Marshall menjelaskan insiden itu bermula dari ulah seorang pria yang menembakkan senjata di dekat markas menyebabkan dua orang terluka dan tiga lainnya tewas.

    Dua tentara Australia lainnya yang tewas, kata Marsekal Marshall, merupakan personel pasukan khusus. Mereka tewas ketika helikopter ISAF jatuh di Provinsi Helmand. 

    AL JAZEERA | BBC | CHOIRUL

    Terpopuler:
    Osama Sudah Tewas Saat Navy SEAL Serbu Kamarnya

    Diadukan ke Polisi Gara-gara Berisik Saat Bercinta

    Prancis Buka Kasus Kematian Yasser Arafat

    Pramugara Tertua di Dunia Pensiun di Usia 83 Tahun

    Bom Bunuh Diri Tewaskan Ulama Sufi Rusia

    Pembajakan "Palsu" Hebohkan Bandara Schiphol

    Pasangan Menikah Ratusan Meter di Puncak Tebing

    Shafiq Masuk Daftar Cekal Bandara Mesir

    Meski Embargo, Iran Ingin Indonesia Tambah Ekspor

    Bom Mobil Hantam Kuburan Damaskus, 12 Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.