Seekor Beruang "Rampok" Toko Permen di Colorado

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beruang yang tiba-tiba masuk ke sebuah toko cokelat di Colorado, Amerika Serikat

    Beruang yang tiba-tiba masuk ke sebuah toko cokelat di Colorado, Amerika Serikat

    TEMPO.CO , Colorado - Ternyata tak hanya manusia yang menyukai permen dan kudapan cokelat. Seekor beruang di sebuah kota pegunungan di wilayah Colorado, Amerika Serikat juga kesengsem panganan manis itu.

    Beruang hitam di Estes Park, Colorado, tiba-tiba datang tak diundang ke sebuah toko permen di Colorado. Ia mencuri beberapa makanan, termasuk toffee Inggris, karamel celup,  chocolate chip cookies, dan kue yang dicetak bentuk beruang.

    Kamera CCTV di Toko Rocky Mountain menunjukkan beruang membuka pintu depan toko dan mengacak-acak dagangan di dekat kasir sebelum pergi dengan membawa makanan kesukaannya. Diketahui, tak hanya sekali ia melakukan ulah ini. Aksinya dilakukan selama 15 menit.

    Pemilik toko, Jo Adams, awalnya menduga sang penyusup adalah tupai. Namun setelah ia memeriksa video surveillance dia menyadari bahwa penyusup itu adalah beruang hitam, yang dapat membuka pintu karena gerendel dipasang sekenanya.

    Beruang di Estes Park, pintu gerbang ke Rocky Mountain National Park, kerap muncul di permukiman warga. Mereka sering mengais-ngais makanan manusia di dekat rumah, di tempat sampah, dan bahkan di mobil, seperti dilaporkan Associated Press. Kekeringan tahun ini telah memaksa beruang menghadapi bahaya dengan masuk ke permukiman warga guna mencari makanan.

    AP | TRIP B

    Terpopuler
    Unsur Pidana Rhoma Irama Terbukti

    Denny Indrayana: Antasari Azhar Berbohong

    Kisah Tragis Remaja yang Jual Ginjal Demi iPad

    Ariel Noah Gugup Ditanya Soal Luna Maya

    Sekte Muslim Ini Satu Dekade Tak Terpapar Matahari



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.