Bocah Inggris "Sukses" Terbang ke Roma Tanpa Tiket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liam Corcoran

    Liam Corcoran

    TEMPO.CO , London - Seorang bocah 11 tahun yang tidak didampingi orang tuanya sukses keluar negaranya tanpa paspor dan tiket dan bahkan uang tunai. Ia sukses melewati lima pemeriksaan keamanan dalam penerbangan dari Manchester di Inggris ke Roma di Italia.

    Liam Corcoran, nama bocah itu, memulai perjalanan 3.000 mil-nya ketika ia menyelinap pergi dari ibunya saat berbelanja Selasa sore. Dia kemudian menemukan jalan ke Manchester Airport, di mana ia naik pesawat Jet2 bernomor penerbangan LS791 ke Roma.

    Menyiasati staf keamanan bandara, ia berbaur dengan beberapa keluarga. Meskipun ia dipindai dengan mesin pemindai, tak ada poin yang membuatnya diperiksa untuk bepergian sendirian.

    Awak pesawat sama-sama menyadari adanya penumpang gelap, namun mereka gagal untuk menemukannya. Maskapai Jet2 telah mengatakan bahwa jumlah kepala sama dengan manifes penerbangan mereka.

    Sarah Swayne, seorang penumpang, mengatakan kepada Manchester Evening News, dia sangat cerewet dan penumpang lain seolah tersihir olehnya. "Dia hanya duduk di sana sambil mengobrol tentang bagaimana ia berusaha lari dari rumah," katanya.

    Lima staf maskapai ini kini diskors akibat kelalaian mereka. Penyelidikan penuh sedang berlangsung untuk menentukan bagaimana, dalam periode keamanan tinggi, anak ini bisa mengakali sebuah bandara yang penuh dengan staf keamanan.

    Berbicara di BBC News24 pada hari Rabu, Menteri Transportasi Inggris Justine Greening mengatakan, "Ini merupakan pelanggaran biasa tapi serius, dan kami ingin mencari tahu apa yang terjadi."

    Seorang juru bicara Bandara Manchester mengakui bahwa dokumentasi jelas belum diperiksa dengan benar oleh petugas keamanan di gerbang bandara.  "Anak itu pergi melalui pemeriksaan keamanan penuh, sehingga keselamatan penumpang dan pesawat itu tidak pernah dikompromikan," katanya.

    Petualangan Liam berakhir ketika pesawat mendarat di Fiumicino Airport, Roma. Ia dikirim kembali ke Inggris segera dengan penerbangan berikutnya.

    TIME | TRIP B

    Berita terpopuler
    Diperkosa hingga Tewas oleh Lima Istrinya

    Dalam Masjid, Ustadz Kampanye Foke

    Wamendikbud: Waspadai Jebakan Malaysia

    Wajah Ariel Peterpan Mirip Gubernur Sulawesi

    Soal Status Emir, Denny Minta Maaf ke KPK

    Emir Moeis Lima Kali Lolos Jerat Hukum

    Angelina Minta Sesuatu kepada Brotoseno

    Alasan Wanita Tampak Lebih Cantik Setelah Bercinta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.