Korban Penembakan Asal Indonesia Maafkan The Joker

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepasang remaja berduka akbat terjadinya penembakan oleh seorang mahasiswaterhadap puluhan penonton film Batman: The Dark Night Rises di Colorado, Amerika Serikat (21/7). 12 orang tewas dan 70 penonton lainnya terluka, termasuk tiga warga negara Indonesia . AP/The Denver Post, Hyoung Chang

    Sepasang remaja berduka akbat terjadinya penembakan oleh seorang mahasiswaterhadap puluhan penonton film Batman: The Dark Night Rises di Colorado, Amerika Serikat (21/7). 12 orang tewas dan 70 penonton lainnya terluka, termasuk tiga warga negara Indonesia . AP/The Denver Post, Hyoung Chang

    TEMPO.CO , Washington: Rita Yolanda Paulina Silalahi, Warga Negara Indonesia yang menjadi korban penembakan pada pemutaran perdana film "The Dark Night Rises" di Aurora, Denver, Colorado, telah memaafkan si penembak, James Eagan Holmes yang menyebut dirinya The Joker.

    Rita tak membenci The Joker karena tak kenal dengan dia secara langsung. "Saya kan tidak kenal dia, mau benci bagaimana ya?" katanya saat dihubungi Tempo, Ahad 22 Juli 2012.

    Selain karena tak mengenal The Joker, Rita juga tak bisa marah karena agamanya melarang hal tersebut. "Saya tidak bisa marah dan benci. Saya sebagai orang Kristen, tidak boleh ya," ujarnya.

    Perempuan berusia 45 tahun ini pun menganggap teror tersebut sebagai kecelakaan biasa. "Bukan cuma saya yang ditembak. Ini semua kan kecelakaan," ucapnya.

    Rita yang bekerja sebagai pengolah makanan di panti jompo itu bersyukur pada Tuhan karena masih diberi keselamatan hidup meski tiga kali tertembak.

    Tentang hukuman pada pelaku penembakan, sepenuhnya dia serahkan kepada pihak yang berwenang. "Saya percaya di Amerika itu kan sistem hukumnya jelas dan tegas," jelasnya.

    Rita merupakan salah satu dari 58 korban luka akibat tragedi penembakan saat pemutaran perdana film "The Dark Night Rises" di bioskop di  Aurora, Denver, Colorado. Akibat penembakan brutal itu, lengan dan kakinya terkena luka tembak. Selain korban luka, teror itu juga merenggut 12 nyawa penonton lainnya.

    Penembakan tersebut dilakukan oleh Holmes pada Jumat lalu di bioskop The Century 16. Pria berusia 24 tahun ini seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran di Universitas Colorado yang sedang mengurus prosedur drop out-nya pada Juni lalu.

    Ketika melakukan aksinya, Holmes mengenakan masker gas dan membawa tiga senjata api. Usai ditangkap, pria berusia 24 tahun itu menyebut dirinya sebagai The Joker, musuh Batman, kepada polisi.

    VICTORIA SIDJABAT | NUR ALFIYAH

    Berita Terkait:
    Korban The Jocker: Izin Punya Senyata Dibatasi
    Korban Penembakan Batman Lamar Kekasih Di RS

    Debat Kepemilikan Senjata Muncul Lagi 
    Obama Kunjungi Keluarga Korban di Colorado 
    Batman Batal Tayang Perdana di Paris, Fans Kecewa 

    Detik-detik Menegangkan Penembakan Colorado
    Sembilan Penembakan Paling Brutal di Amerika
    Penembak Batman Mirip dengan Aktor Heath Ledger

    Data Korban Teror Batman di Indonesia, Belum Ada

    WNI Korban Penembakan Batman Dioperasi

    Obama Kunjungi Keluarga Korban di Colorado

    Penembak Batman Diduga Sudah Rencanakan Aksinya

    Debat Kepemilikan Senjata Muncul Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.