'Penembak Batman' Diduga Sudah Rencanakan Aksinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat berduka di Aurora, Colorado (21/7). Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Colorado menembak penonton pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises, yang menewaskan 12 orang dan melukai puluhan penonton lainnya. AP/Robert Ray

    Masyarakat berduka di Aurora, Colorado (21/7). Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Colorado menembak penonton pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises, yang menewaskan 12 orang dan melukai puluhan penonton lainnya. AP/Robert Ray

    TEMPO.CO , Aurora, Colorado - James Holmes, pelaku penembakan di premier film Batman The Dark Knight Rises di Teater Film Century Aurora, Denver, Colorado, Amerika Serikat, diduga sudah merencanakan aksinya.

    Kepala Polisi Aurora Dan Oates dalam wawancaranya kepada Reuters menyatakan ada kalkulasi dan pertimbangan masak sebelum akhirnya "The Joker" melancarkan aksinya.

    Hal tersebut terlihat dari bahan-bahan dan material peledak di apartemennya, beberapa mil dari kompleks teater tempat penembakan. "Kami menyadari tersangka selama empat bulan ini menerima pengiriman dengan volume tinggi ke rumah dan tempat kerjanya," kata dia. "Hal tersebut mulai menguak bagaimana ia bisa mendapatkan magasin (senjata) dan amunisinya."

    Seorang pria yang mengenakan perangkat taktis lengkap, helm, dan masker gas tiba-tiba menembaki para penonton dalam premier The Dark Knight Rises pada Jumat, 20 Juli dini hari waktu setempat. Setidaknya 12 orang meninggal dunia dan 58 orang terluka, termasuk di antaranya dua warga negara Indonesia dan satu warga negara Amerika keturunan Indonesia.

    Pelaku, yang kemudian dikenali sebagai James Holmes, 24 tahun, kemudian ditangkap di tempat parkir di belakang bioskop. Polisi menemukannya dengan senapan AR-15 dan 12-gauge shotgun. Di dalam mobilnya juga ditemukan pistol Glock dengan kaliber .40.

    Senjata yang cukup banyak ini dibelinya secara legal di tiga toko senjata berbeda dalam 60 hari terakhir. Pria yang mengantongi gelar master di bidang ilmu saraf (neuro science) ini juga membeli sekitar 6.000 amunisi secara online.

    REUTERS |ARYANI KRISTANTI

    Terpopuler:
    Penonton Film Batman Dijaga Polisi

    Sembilan Penembakan Paling Brutal di Amerika

    Teror Batman, Obama Batal Kampanye

    Penembak Batman Mirip dengan Aktor Heath Ledger

    Data Korban Teror Batman di Indonesia, Belum Ada

    WNI Korban Penembakan Batman Dioperasi

    Obama Kunjungi Keluarga Korban di Colorado
    Debat Kepemilikan Senjata Muncul Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.