Korea Utara Tunjuk Wakil Panglima Militer Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari gambar video yang diambil oleh KRT, pimpinan Korea Utara Kim Jong Un bertepuk tangan sebelum memberikan pidato publik pertamanya saat parade militer di alun-alun Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara untuk merayakan 100 tahun kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il Sung, Minggu (15/4). AP/KRT via AP video

    Dari gambar video yang diambil oleh KRT, pimpinan Korea Utara Kim Jong Un bertepuk tangan sebelum memberikan pidato publik pertamanya saat parade militer di alun-alun Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara untuk merayakan 100 tahun kelahiran pendiri Korea Utara Kim Il Sung, Minggu (15/4). AP/KRT via AP video

    TEMPO.CO , Pyongyang- Korea Utara menunjuk Wakil Panglima Tertinggi Militer yang baru sehari setelah pemimpin negara itu, Kim Jong-un, mencopot Ri Yong-ho. “Hyon Yong-chol diangkat sebagai wakil panglima tertinggi Tentara Rakyat Korea,” demikian dilaporkan kantor berita KCNA, Selasa, 17 Juli 2012.

    Kantor berita resmi pemerintah itu melaporkan keputusan diambil pada Senin, 16 Juli 2012, oleh Komisi Militer Pusat dan Komisi Pertahanan Nasional. Tak banyak yang tahu tentang Hyon, yang menjadi seorang jenderal pada September 2010 bersama lima petinggi Korea Utara lainnya, termasuk Jong-un dan bibinya, Kim Kyong-hui.

    Menurut Profesor Yang Moo-jin dari University of North Korean Studies di Seoul, Hyon adalah seorang yang misterius meski dipercaya berasal dari keluarga yang bersama pendiri negara itu, Kim Il-sung, berperang melawan Jepang.

    Hyon kini merupakan satu dari empat wakil panglima di Korea Utara. Tiga orang lainnya adalah Direktur Biro Politik Umum militer Choe Ryong-hae, Menteri Angkatan Bersenjata Kim Jong-gak, dan Wakil Ketua Komisi Pertahanan Nasional Kim Yong-chun.

    Kejutan besar terjadi di negara itu setelah Ri Yong-ho dicopot dari seluruh jabatannya dengan alasan sakit pada Ahad lalu. Namun, alasan itu diragukan oleh banyak pengamat. Mereka mengatakan pencopotan itu membuktikan Jong-un berupaya meningkatkan kendali atas militer yang sangat kuat.

    “Hyon disebut-sebut sebagai penerus Ri Yong-ho sebagai Kepala Staf Umum Militer,” kata Profesor Yang.

    Hyon merupakan anggota komite pusat Partai Buruh Korea yang berkuasa. Namun ia tidak masuk dalam lembaga kuat partai, Komisi Militer Pusat, yang dikekutai oleh Jong-un.

    Cheong Seong-chang dari Institut Sejong mengatakan, sejak dipromosikan menjadi jenderal pada 2010, Hyon mendapat perhatian sebagai salah satu figur penting yang membantu Jong-un mengendalikan militer.

    “Majunya Hyon mengejutkan,” kata Cheong. Sebab, kata dia, Hyon tak pernah masuk Komisi Militer Pusat dan tak pernah terlihat menemani Jong-un tampil di depan publik pada tahun ini.

    THE AUSTRALIAN | SAPTO YUNUS

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.