Bom Bunuh Diri di Afganistan, 22 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Afganistan berjaga di sekitar lokasi protes pembakaran Alquran, di Kabul (22/2). REUTERS/Ahmad Masood

    Polisi Afganistan berjaga di sekitar lokasi protes pembakaran Alquran, di Kabul (22/2). REUTERS/Ahmad Masood

    TEMPO.CO, Mazar-e-Sharif - Bom bunuh diri terjadi di acara resepsi pernikahan putri politikus terkenal Afganistan, Ahmad Khan Samangani, di Afganistan Utara, Sabtu, 14 Juli 2012. Akibat kejadian ini, Ahmad Khan dan 21 orang lainnya tewas, sementara 40 orang luka-luka.

    "Ini adalah pernikahan putri Ahmad Khan Samangani. Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri, menewaskan dan melukai puluhan orang," kata Gubernur Provinsi, Khairullah Anosh, kepada Reuters.

    Pelaku bom bunuh diri menyamar sebagai tamu di pesta pernikahan itu. Ketika itu, sekitar 100 orang menghadiri pesta. Menurut saksi mata, seperti ditulis situs BBC, Samangani menyambut kedatangan pelaku bom bunuh diri itu. 

    Samangani merupakan etnis Uzbek. Ia seorang komandan militer kunci dan anggota parlemen. Menurut wartawan BBC di Kabul, Sarwary, dia dikenal sebagai pendukung Presiden Hamid Karzai dan saingan Jenderal Abdul Rashid Dostum, yang merupakan bekas komandan perang sipil di Afganistan Utara dan saat ini menjadi salah satu politikus paling menonjol di Uzbekistan.

    Ghulam Mohammad Khan, Direktur Kriminal Kepolisian Provinsi, mengatakan pada Associated Press, Komandan Angkatan Darat Nasional Afganistan dan Kepala Intelijen Provinsi ikut tewas dalam peristiwa ini.

    Selama ini wilayah Afganistan Utara relatif damai dibandingkan wilayah Timur dan Selatan, yang sering terjadi serangan militan. Menurut polisi, hari ini adalah salah satu hari paling kejam di negara Afganistan selama beberapa bulan terakhir.

    Serangan ini terjadi setelah seorang politikus perempuan terkenal di Afganistan tewas dalam serangan bom di bagian timur Provinsi Laghman.

    REUTERS | BBC | RINA WIDIASTUTI

    Berita populer:
    13 Peristiwa Besar di ''Hari Sial'' Jumat 13
    Papua Nugini Tangkap 29 Kanibal
    Seragam Olimpade Amerika Buatan China
    Jerman Tutup 9 PLTN yang Tersisa Secara Bertahap
    Jerman Genjot Pemanfaatan Energi Terbarukan
    Dua Toko Perhiasan Jual Satu Ton Gading Ilegal
    Bom Tewaskan Kepala Departemen Wanita Afganistan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.