Baru Sepekan Lahir, Bayi Panda Meninggal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panda.(flickr.com)

    Panda.(flickr.com)

    TEMPO.CO , TOKYO—Bayi panda raksasa yang baru berusia sepekan meninggal di kebun binatang Tokyo Rabu 11 Juli 2012 akibat pneumonia. Penjaga kebun binatang Ueno menemukan sang bayi terbaring lemah di perut ibunya, Shin Shin. “Penjaga melakukan pijat di bagian jantung dan perawatan lainnya, tapi ia kemudian dinyatakan meninggal pada pukul 08.30 waktu setempat,” kata pernyataan resmi kebun binatang Ueno. 

    Bayi yang belum diberi nama itu merupakan bayi panda pertama yang lahir setelah 24 tahun dan satu-satunya yang berhasil lehir melalui hubungan seksual alamiah indukan panda. Kelahirannya yang terbilang langka memberikan kegembiraan bagi seluruh warga Jepang.

    Shin Shin dan pasangannya Ri Ri dipinjamkan oleh Cina kepada pemerintah Metropolitan Tokyo tahun lalu dengan biaya tahunan sebesar US$ 1 juta. Kelahiran bayi panda ini juga disambut gembira oleh pemerintah Cina. “Panda raksasa membawa pesan persahabatan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, tepat setelah kelahiran sang bayi. Selama ini telah lahir 16 bayi panda di Jepang.

    ASIA ONE | SITA PLANASARI A.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.