Diet atau Pensiun, Ultimatum buat Polisi Gendut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Pakistan berbadan subur.

    Polisi Pakistan berbadan subur.

    TEMPO.CO , Islamabad - Polisi di Pakistan selama ini menjadi sorotan karena dianggap korup dan tidak efektif. Sekarang berat badan mereka ikut-ikutan jadi gunjingan.

    Baru-baru ini, kepolisian Punjab, Pakistan, mengeluarkan aturan baru terkait dengan berat badan personelnya. Pilihan bagi mereka hanya dua: melakukan diet untuk menurunkan berat badan atau pensiun dini.

    Langkah ini dilakukan setelah berdasar tes kebugaran hanya seperempat dari 19 ribu petugas di Provinsi Punjab yang lulus. Sisanya, sebagian karena obesitas, tak lolos tes.

    Polisi montok dianggap kurang pas untuk menjaga provinsi paling padat penduduknya di Pakistan ini. Tak main-main, para polisi ini maksimal hanya boleh memiliki lingkar pinggang 38 inci pada akhir bulan. Mereka yang gagal dapat diberhentikan dari tugas lapangan, demikian The News melaporkan.

    Pekan lalu, saluran televisi lokal telah berulang kali memutar rekaman petugas yang kelebihan berat badan. Mereka diperlihatkan tertidur di kursi, berbicara di telepon, dan berdiri dengan perut \"menggelambir\". Inspektur Jenderal Polisi Punjab, Habib ur-Rehman, bahkan menyatakan akan membuat kantornya hanya diisi perwira yang fit dan cocok untuk melawan kejahatan.

    The News melaporkan beberapa polisi keberatan dengan tes kebugaran itu karena beberapa atasan mereka terbebas dari kewajiban yang sama. Padahal, mereka lebih tambun dari polisi yang ikut tes.

    REUTERS | TRIP B



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?