Partai Demokrat Unggul di Wellington

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Wellington: Sebagai pendatang baru, sepak terjang Partai Demokrat (PD) dan Partai Damai Sejahtera (PDS) terbilang cukup mengejutkan. Keduanya tercatat mampu mengungguli perolehan suara partai-partai lama di TPS luar negeri di Wellington, Selandia Baru.Dari hasil penghitungan sementara pemungutan suara pemilihan umum calon anggota DPR RI di TPS Wellington, Senin (5/4), Partai Demokrat menempati urutan pertama dengan mengantongi 25 suara, disusul Partai Damai Sejahtera dengan 23 suara. Sementara tempat ketiga ditempati PDIP dan Partai Golkar dengan 22 suara."Damai Sejahtera itu partainya siapa sih? Boleh juga tuh sepak terjangnya," celetuk seorang warga Indonesia yang menyempatkan diri menyaksikan perhitungan suara di ruang Nusantara, Kedutaan Besar RI di Wellington. "Itu bukannya partai Kristen?" timpal yang lain.Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Wellington Pulung Sukmahadi, kepada Tempo News Room, kemarin, mengatakan bahwa antusiasme warga Indonesia yang mengikuti Pemilu di Selandia Baru cukup besar bila dibandingkan pada Pemilu 1999.Katanya, jika pada 1999 jumlah pemilih tetap ada 720 orang, maka pada Pemilu kali ini mencapai 1.010 orang. "Ada peningkatan 290 orang," katanya. Dari 1.010 orang tercatat ada 214 orang yang terdaftar akan memakai hak pilihnya langsung di TPS. "Tapi hari ini nyatanya hanya 165 orang yang mencoblos," ujarnya. Sementara itu, 796 orang lagi akan memberikan suaranya lewat pos. Hal itu bisa dimaklumi mengingat mayoritas WNI umumnya berdomisili di Auckland. Sementara itu untuk penghitungan suara pemilih lewat pos tahap pertama akan digelar Kamis (8/4) besok.Berdasarkan hasil perolehan sementara tercatat antara lain Partai Demokrat meraih 25 suara, PDS (23), PDIP (22), Partai Golkar (22), PKS (16), PAN (16), PBB (9), PKB (8), dan PPP (3). Andree Priyanto - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.