Hamas Siap Gencatan Senjata dengan Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang polisi ahli bahan peledak Israel (kiri) mengumpulkan sisa-sisa roket, yang ditembakkan oleh militan di Gaza, yang mendarat di Kibbutz Kissufim di luar pusat Jalur Gaza, 20 Juni 2012. REUTERS/ Nir Elias

    Seorang polisi ahli bahan peledak Israel (kiri) mengumpulkan sisa-sisa roket, yang ditembakkan oleh militan di Gaza, yang mendarat di Kibbutz Kissufim di luar pusat Jalur Gaza, 20 Juni 2012. REUTERS/ Nir Elias

    TEMPO.CO , Jalur Gaza - Hamas menyatakan siap melakukan gencatan senjata dengan Israel atas usul Mesir. "Kami siap tak melakukan serangan selama tiga hari asalkan Israel menghentikan agresi di daerah pendudukan," kata Brigade al-Qassam dalam sebuah pernyataan.

    Delapan warga Palestina tewas dalam sebuah serangan udara Israel di Gaza sejak Senin, 18 Juni 2012. Sedangkan di pihak Israel, beberapa orang terluka terkena tembakan roket dari Gaza.

    Kekerasan ini merupakan peristiwa terburuk yang melibatkan kedua pihak yang bersengketa, Israel-Palestina, selama sebulan ini. Beberapa peristiwa yang berlangsung Rabu, 20 Juni 2012, di antaranya:

    *Dua warga Palestina termasuk seorang anak lelaki berusia 14 tahun tewas akibat tembakan udara Israel di Zeitun, Kota Gaza. Sedangkan ayah korban, kata petugas media, kondisinya kritis.

    * Sebuah serangan udara yang ditembakkan oleh jet tempur Israel menewaskan seorang militan bernama Ghalib Armilat. Dia tewas ketika mengendarai sepeda motor di sebelah selatan Kota Rafah. Sedangkan militan lain terluka dalam serangan tersebut.

    *Israel melancarakan serangan di gelap malam dengan jet tempur ke basis-basis pertahanan Hamas di Gaza. Akibat serangan itu, kata petugas medis, dua anak Palestina tewas. Menurut juru bicara militer Israel kepada kantor berita AFP, telah terjadi 58 serangan roket dan mortir terhadap wilayah selatan Israel menyebabkan delapan orang cedera.

    Israel mengatakan bahwa target serangan tersebut adalah sejumlah pria di Rafah yang menjadi anggota al-Tawhid wa al-Jihad, sebuah kelompok salafi yang diuraikannya sebagai sebuah kelompok gerakan teror dunia yang bertanggung jawab atas serangan teror warga sipil atauapun militer Israel.

    Militer Israel menuturkan Armilat terlibat dalam perencanaan dan eksekusi serangan, Senin, 18 Juni 2012, terhadap pembangunan pagar perbatasan di sebelah selatan Israel. Mereka melakukan serangan melalui Gurun Sinai, Mesir, menembak kendaraan yang membawa pekerja konstruksi Israel menyebabkan seorang tewas.

    Dalam sebuah pernyataan yang diprakarsai Mesir, Brigade al-Qassam mengatakan, "Seluruh faksi menyatakan komit untuk menghentikan konfrontasi ini asalkan Israel melakukan hal yang sama. Konfrontasi dengan musuh di sekitar sini dalam level minim," ujarnya. Hamas juga menyatakan bertanggung jawab atas serangan 96 roket dan sembilan mortir ke negara Yahudi.

    BBC | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.