Pelayan Paus Benedictus XVI Ditangkap Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Benedict XVI memimpin seremoni perayaan Paskah di Basilika St. John Lateran di Roma (5/4).  REUTERS/Alessandro Bianchi

    Paus Benedict XVI memimpin seremoni perayaan Paskah di Basilika St. John Lateran di Roma (5/4). REUTERS/Alessandro Bianchi

    TEMPO.CO , Vatikan - Polisi Vatikan menangkap seorang pria yang dilaporkan sebagai kepala pelayan Paus Benedictus XVI. Ia dituduh  membocorkan dokumen rahasia dan surat dari studi pribadi kepausan pada sebuah media.

    Pria ini ditangkap dengan sejumlah dokumen rahasia ada padanya. Namun, polisi tidak bersedia mengkonfirmasi identitas tersangka, usia, atau kepastian waktu penangkapannya.

    Sejumlah sumber yang dekat dengan institusi gereja mengatakan orang itu Paolo Gabriele, 46 tahun, yang telah bekerja sebagai kepala pelayan di apartemen kepausan sejak tahun 2006. Satu sumber mengatakan Paus sangat "sedih dan terkejut" dan menyatakan penangkapan itu sebagai "kasus yang menyakitkan."

    "Penyelidikan itu dilakukan oleh polisi Vatikan ... memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi seseorang dalam kepemilikan dokumen rahasia. Orang ini saat ini sedang diinterogasi," kata Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, pada  wartawan.

    Surat kabar Il Foglio dan kantor berita ANSA hanya menyebut identitas pria itu sebagai Gabriele, anggota tim kecil yang bekerja setiap hari di apartemen Paus Benediktus XVI.

    Namun harian Italia ini mengatakan ia mungkin digunakan oleh Vatikan sebagai "kambing hitam" saja. Pasalnya, beberapa orang lainnya dicurigai terlibat dalam pembocoran dokumen rahasia.

    Puluhan surat rahasia dan pribadi diselundupkan oleh pihak yang bosan dengan korupsi dan kepahitan di Vatikan. Jumlah orang yang memiliki akses ke studi pribadi Paus sangat terbatas, hanya beberapa orang termasuk kepala pelayan itu, empat biarawati, dan dua sekretaris Paus, Georg Gaenswein dan Alfred Xuereb.

    TRIP B | AP



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.