Senator Australia Dukung Bebas Visa bagi WNI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sydney. ipadflava.com

    Sydney. ipadflava.com

    TEMPO.CO , Canberra - Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat Australia, Alan Eggleston, mendukung usulan pembebasan visa bagi warga Indonesia yang akan berkunjung ke Australia. “Saya kira ide itu bagus untuk meningkatkan hubungan antar penduduk kedua negara,” kata Eggleston yang ditemui Tempo di Gedung Parlemen Australia di Canberra, Kamis, 24 Mei 2012.

    Proses pembuatan visa selama ini dianggap mempersulit warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Australia. Padahal warga Australia yang berkunjung ke Indonesia mendapat kemudahan berupa layanan visa on arrival yang berlaku 30 hari. Menurut senator Partai Liberal itu, bila semakin banyak warga Indonesia yang berkunjung ke Australia, maka hubungan kedua negara akan semakin erat.

    Interaksi antara warga Indonesia dan Australia dianggap penting karena selama ini hubungan kedua negara hanya mesra di level antar pemerintah. Menteri Luar Negeri Australia, Senator Bob Carr, yang menggantikan Kevin Rudd pada Maret lalu, berjanji mempererat hubungan kedua negara tak hanya di level pemerintahan, tapi juga di level masyarakat, termasuk pelaku bisnis.

    Eggleston, Senator yang mewakili negara bagian Western Australia, mengatakan selain kemudahan dalam berkunjung, kedua negara juga harus mempelajari bahasa dan budaya masing-masing. Ia mengatakan Indonesia selangkah lebih maju karena mengirim belasan ribu pelajar ke Australia.

    Sedangkan pelajar Australia di Indonesia hanya sekitar 500 orang. “Kami harus lebih giat belajar tentang Indonesia,” kata mantan dokter yang sudah 16 tahun menjadi senator ini.

    ADEK MEDIA ROZA (CANBERRA)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.